• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Cluster Spasial Tingkat Kerawanan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015

    Thumbnail
    View/Open
    13611074 Anisahtul Fithriyyah.pdf (8.080Mb)
    Date
    2017
    Author
    13611074 Anisahtul Fithriyyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia sebagai negara tropis mengalami keragaman iklim antar musim. Keragaman iklim berpengaruh terhadap mekanisme penyakit seperti penyakit menular. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah utama di kalangan masyarakat Indonesia dengan jumlah penderita yang cenderung meningkat dan penyebarannya semakin luas. Jawa Tengah merupakan provinsi dengan jumlah kasus DBD tertinggi ketiga di Indonesia. Salah satu penanggulangan yang dapat dilakukan adalah mengelompokkan kota/kabupaten di Jawa Tengah berdasarkan tingkat kerawanan kasus DBD. Metode pengelompokkan yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis cluster metode single linkage, metode average linkage, dan metode ward. Perbandingan metode dilakukan dengan menggunakan nilai simpangan baku. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui autokorelasi spasial kasus DBD di Jawa tengah dengan menggunakan metode Indeks Moran. Pada analisis cluster, tingkat kerawanan DBD dibentuk 4 cluster pada masing-masing metode yaitu sangat rendah, rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil perbandingan nilai simpangan baku ketiga metode analisis cluster, didapatkan metode single linkage adalah metode terbaik dengan nilai simpangan baku terkecil (0,09). Hasil analisis spasial menunjukkan bahwa kasus DBD di Jawa Tengah memiliki autokorelasi spasial positif yang berarti bahwa antar kota/kabupaten satu dengan lainnya di Jawa Tengah berkelompok dengan nilai jumlah kasus DBD yang hampir sama. Kata-Kata Kunci : Demam Berdarah Dengue, Single Linkage, Average Linkage, Ward, Indeks Moran, Provinsi Jawa Tengah
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/31491
    Collections
    • Statistics [1223]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV