• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kemungkinan Pengaturan Pembuktian Melalui Metode Victim Impact Statement Pada Proses Pengadilan Di Indonesia (Perbandingan Dengan Sistem Hukum Di Australia Selatan)

    Thumbnail
    View/Open
    17410153-TA-ZIHAN TASHA MAHARANI FAUZI.pdf (8.740Mb)
    Date
    2020
    Author
    17410153 ZIHAN TASHA MAHARANI FAUZI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terdapat pembedaan perlindungan hak-hak korban yang masih disubordinasikan dari pada pelaku tindak pidana. Kedudukan korban dalam sistem peradilan pidana dan praktik peradilan relatif terabaikan hukum Indonesia masih bertumpu pada perlindungan bagi pelaku (offender oriented). Menarik apabila dikaji sistem pembuktian dalam negara Australia Selatan, yaitu adanya metode Victim Impact statement (VIS). Victim Impact statement (VIS) nantinya berupa pernyataan tertulis atau lisan mengenai dampak sebuah tindak pidana korban kejahatan yang menggambarkan dampak emosional, fisik, psikologis, dan finansial korban sebagai akibat langsung dari tindak pidana. Victim Impact statement nantinya akan menjadi pertimbangan saat hakim menentukan vonis bagi pelaku tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan dari pembuktian melalui metode Victim Impact Statement pada proses pengadilan di Indonesia dengan melakukan perbandingan pada negara Australia Selatan dan mengetahui kemungkinan pengaturan metode Victim Impact Statement di Indonesia. Rumusan masalah yaitu apakah keuntungan dari pembuktian melalui metode Victim Impact Statement pada pengadilan? Mengapa Australia Selatan memberlakukan metode Victim Impact Statement pada proses pengadilannya? Apakah pembuktian melalui metode Victim Impact Statement pada proses pengadilan di Indonesia dapat dimungkinkan pengaturannya? Penelitian ini merupakan jenis penelitian normatif dan menggunakan pendekatan sejarah perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Bahan hukum penelitian ini dikumpulkan melalui studi literatur dan studi perbandingan negara, selanjutnya bahan hukum tersebut dianalisis secara kualitatif deskriptif dengan cara digambarkan terlebih dahulu kemudian dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Victim Impact Statement lebih mendekati keadilan yang seimbang dan berguna untuk penentuan hubungan yang sesuai karena memberikan kesempatan bagi korban untuk berpartisipasi dalam proses peradilan pidana yang memastikan bahwa suara korban dapat didengar. Kemudian Australia Selatan memberlakukan Metode Victim Impact Statement dikarenakan dapat meningkatkan proporsionalitas dan ketepatan dalam menjatuhkan hukuman dan mengingatkan kepada hakim juri dan jaksa bagaimana kasus tindak pidana dapat diselesaikan. Kemudian pembuktian melalui metode Victim Impact Statement pada proses pengadilan dapat dimungkinkan pengaturannya di Indonesia dengan mengatur hal tersebut bukan sebagai alat bukti akan tetapi sebagai bahan untuk dijadikan pertimbangan oleh hakim dalam memutus perkara. Kata Kunci: Victim Impact Statement, Pembuktian, Pengadilan, Korban
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/31329
    Collections
    • Law [3447]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV