• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penegakan Hukum Pidana Dalam Kasus Tindak Pidana Rasisme Yang Terjadi Di Game Online Di Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    15410025-TA-BAGUS ARDITHYO DWI KUNCORO.pdf (8.351Mb)
    Date
    2020
    Author
    15410025 BAGUS ARDITHYO DWI KUNCORO
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hukum terhadap pelaku rasisme yang terjadi di game online menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang berlaku di Indonesia dan faktor-faktor yang menjadi kendala atau hambatan dalam penegakan hukum terhadap pelaku rasisme yang terjadi di game online menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Rumusan masalah yang diajukan adalah “Bagaimanakah penegakan hukum terhadap pelaku rasisme yang terjadi di game online menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang berlaku di Indonesia? dan Faktor-faktor apakah yang menjadi kendala atau hambatan dalam penegakan hukum terhadap pelaku rasisme yang terjadi di game online menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)? Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan didukung penelitian normatif. Obyek dalam penelitian ini adalah rasisme yang terjadi pada game online. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan penegakan hukum terhadap pelaku rasisme yang terjadi di game online menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang berlaku di Indonesia telah dilakukan dengan baik dengan tahap-tahap proses hukum, yakni: penerimaan laporan, penyelidikan, penyidikan, gelar perkara/penetapan tersangka, pemanggilan tersangka, proses pembuatan berkas ke Kejati dan penyerahan tersangka, dan persidangan pelaksanaan putusan. Faktor-faktor yang menjadi kendala atau hambatan dalam penegakan hukum terhadap pelaku rasisme yang terjadi di game online, yakni: a) keterbatasan peralatan, b) keterbatasan sumber daya manusia, dan c) rendahnya kesadaran masyarakat. Kata Kunci: Penegakan hukum, rasisme, game online, Undang-Undang ITE
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/31279
    Collections
    • Law [3447]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV