• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perencanaan dan Pengendalian Waktu dan Biaya dengan Critical Path Method Studi Kasus pada Proyek Club House Padang Golf Senayan

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (32.61Kb)
    02 preliminari.pdf (143.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (145.2Kb)
    04 abstract.pdf (61.43Kb)
    05.1 bab 1.pdf (129.5Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.459Mb)
    05.3 bab 3.pdf (1.218Mb)
    05.4 bab 4.pdf (285.3Kb)
    05.5 bab 5.pdf (44.43Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (51.48Kb)
    Date
    1998
    Author
    Rahmanta, Setyawan Eka
    Nugroho, Slamet Widyo
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    CPM merupakan metode pengawasan dan pengendalian dengan memperhitungkan kegiatan-kegiatan kritis yang terjadi di dalam sebuah proyek, serta ketergantungan masing-masing kegiatan tersebut dengan kegiatan lain, yang dituangkan dalam sebuah network planning. Kegiatan-kegiatan kritis, yaitu kegiatan dengan nilai total float sama dengan nol dan merupakan kegiatan yang tidak boleh mengalami keterlambatan, karena keterlambatan yang terjadi pada kegiatan kritis akan mengakibatkan keterlambatan proyek secara keseluruhan. Pada Tugas Akhir ini dilakukan pendekatan dan metodologi yaitu menggunakan analisis perencanaan dan pengendalian proyek, analisis komparasi percepatan waktu (crash) untuk waktu dan biaya, serta analisis komparasi komputasi dan deskriptif pada Proyek Club House Padang Golf Senayan. Pada paket pekerjaan struktur Proyek Club House Padang Golf Senayan, ternyata sampai dengan akhir bulan Januari sisa pekerjaan baru dapat diselesaikan dalam 52 hari (proyek mengalami keterlambatan 24 hari). Agar pelaksanaan paket tersebut serta paket selanjutnya tidak mengalami keterlambatan dan membutuhkan dana yang besar, direncanakan sisa pekerjaan pada paket pekerjaan struktur dipercepat. Setelah dianalisis didapat percepatan penyelesaian proyek (berakibat tambahan biaya percepatan) lebih menguntungkan dibanding keterlambatan (berakibat tambahan biaya overhead biaya tetap dan biaya denda). Dari beberapa alternatif percepatan akhirnya diperoleh sisa waktu yang optimal untuk pelaksanaan proyek yaitu 26 hari dengan penambahan biaya percepatan Rp. 9.992.500,00.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/3108
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV