• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengembangan Lingkungan Pemukiman Desa Tradisional Mantuil sebagai Desa Wisata

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (141.8Kb)
    02 preliminari.pdf (237.2Kb)
    03 daftar isi.pdf (386.2Kb)
    04 abstract.pdf (167.6Kb)
    05.1 bab 1.pdf (652.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (546.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (1.035Mb)
    05.4 bab 4.pdf (1.919Mb)
    05.5 bab 5.pdf (598.1Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (157.7Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (202.8Kb)
    Date
    1999
    Author
    Irma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Desa Mantuil merupakan desa tradisional yang masih tersisa di Banjarmasin, selain Kuin dan Melayu. Skala prioritas wisata Banjarmasin menunjukkan segi potensi wisata desa tersebut memiliki beberapa potensi. Seperti pemandangan khas sungai, rumah adat Banjar, pasar terapung, kesenian rakyat, pembuatan perahu tradisional. Kerajinan rotan dan lokasi dekat dengan hutan lindung Pulau Kaget. Melihat kondisi desa Mantuil sekarang ini pengembangan sudah tidak mungkin dilakukan lagi karena beberapa faktor seperti meningkatnya jumlah penduduk, sehingga menyebabkan kebutuhan rumah sangat tinggi, sedangkan lahan desa sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan pembangunan pemukiman. Akibatnya banyak penduduk yang mendirikan rumah sampai memasuki badan sungai, sehingga sangat mengganggu sirkulasi transportasi sungai Martapura. Alternatif yang mungkin dapat dikembangkan adalah mengembangkan pemukiman pada lokasi yang baru yang masih berada pada satu lokasi dengan desa Mantuil. Masalah pengembangan ini tentu menyangkut pemindahan pemukiman dan penghuninya maka pengembangan harus ditangani secara hati-hati karena apabila gagal maka penduduk yang dipindah tidak akan betah tinggal pada lokasi yang baru, sehingga pengembangan harus menekankan pendekatan pada perilaku penghuninya agar tujuan pengembangan dapat tercapai. Untuk itu dalam pengembangannya perencanaan yang ditekankan adalah pengembangan pemukiman yang layak huni serta dengan adanya potensi wisata maka pengembangan desa juga diarahkan pada konsep berupa kegiatan desa wisata.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2877
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV