• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    MENGATASI PELANGGARAN LALU LINTAS DI KOTA SEMARANG: STUDI PERAN POLRESTABES DAN PEMERINTAH KOTA SEMARANG

    Thumbnail
    View/Open
    DEWI APRILIA TRISNANDA SKRIPSI (2).pdf (1.643Mb)
    Date
    2017
    Author
    Dewi Aprilia Trisnanda
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelanggaran lalu lintas di Kota Semarang dengan studi peran Polrestabes dan Pemerintah Kota. Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Faktor- faktor apa yang menjadi penyebab terjadinya pelanggaran lalu lintas di Kota Semarang?; Upaya apa saja yang dilakukan oleh Polrestabes dan Pemerintah Kota Semarang untuk menekan tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas di Kota Semarang? . penelitian ini termasuk tipologi penelitian hukum empiris. Metode pengumpulan bahan hukum dalam penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan guna mendapatkan data – data akurat mengenai jumlah dan jenis pelanggaran lalu lintas dari tahun ke tahun. Analisis data dalam penulisan ini dengan metode Deskriptif kualitatif, yakni data digambarkan secara kualitatif baru kemudian dianalisis. Hasil studi ini menunjukan bahwa tingkat pelanggaran lalu lintas di Kota Semarang tidak stabil atau mengalami penurunan dan kenaikan drastis dalam kurun waktu 3(tiga) tahun. Hal ini dikarenakan beberapa faktor yakni faktor penegak hukum, faktor kesadaran masyarakat, serta faktor sarana dan prasarana. Polrestabes melakukan upaya preemtif,preventif, dan represif untuk mengatasi pelanggaran lalu lintas di Kota Semarang, sedangkan Dinas Perhubungan selaku Pemerintah Kota melakukan upaya penertiban tentang laik jalan kendaraan barang,angkutan umum dan persyaratan perijinan sesuai dengan wewenangnya. Penelitian ini menyarankan perlunya ditingkatkan sosialisasi mengenai Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, peningkatan jumlah personil Satlantas Polrestabes Semarang dan Dinas Perhubungan, peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana jalan dan rambu-rambu lalu lintas, serta diperlukan kesadaran dan kerjasama dari masyarakat itu sendiri untuk menaati peraturan lalu lintas agar tercipta kondisi yang diinginkan yaitu keamanan, keselamatan dan ketertiban di jalan raya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/27648
    Collections
    • Law [3374]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV