• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERLINDUNGAN HUKUM DAN REHABILITASI TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN DAN EKSPLOITASI ORANG DI YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    Nur Annisa Aprillia_13410117.pdf (2.162Mb)
    Date
    2017
    Author
    Nur Annisa Aprilia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui modus operandi dalam tindak pidana perdagangan dan eksploitasi orang, dan bentuk perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana perdagangan dan eksploitasi orang. Rumusan masalah yang diajukan adalah mengenai modus operandi yang kerap terjadi diera saat ini dalam tindak pidana perdagangan dan eksploitasi orang tersebut. Bagaimana bentuk perlindungan dan rehabilitasi korban tindak pidana perdagangan dan eksploitasi tersebut. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian hukum yuridis normatif yang juga diperkuat dengan data empiris. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi pustaka dan wawancara pada pihak pendamping korban di instansi Dinas Sosial. Proses wawancara dilakukan dengan cara enumerasi, yaitu wawancara yang di lakukan dengan cara korban nya diwakilkan oleh pendampingnya. Proses penyajian data hasil wawancara adalah dengan bentuk narasi dan di deskripsikan secara keseluruhan sesuai dengan data wawancara yang peneliti dapatkan. Hasil dari peneletian menunjukan bahwa modus operandi tindak pidana perdagangan dan eksploitasi orang ialah melalui bujukan diberikan nya pekerjaan dan iming-iming gaji yang tinggi, serta masih terdapat anak-anak usia pra remaja, remaja, dan yang baru mulai memasuki usia dewasa diperkerjaan secara paksa,dimana dari pihak keluargapun hanya membiarkan nya saja. Bentuk –bentuk perlindungan setelah terjadinya kejadian ini adalah dengan diberikan treatment yang lebih merujuk pada pemulihan psikis dengan dihadirkan Rumah Aman maka diharapakan kebutuhan dari jasmani dan rohani korban terpenuhi, dan tidak hanya terpaku dengan penggantian dalam bentuk materi. Penelitian ini mengingatkan untuk tidak melupakan aturan pada Undang-Undang No 21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdadagangan Orang agar penerapan Undang-Undang tersebut lebih dimaksimalkan kembali.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/27619
    Collections
    • Law [3447]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV