• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perkembangan Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES) dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya (Studi Kasus Kupedes BRI Unit di Kabupaten Kulon Progo)

    Thumbnail
    View/Open
    02313020 Defika Hanum Permatasari.pdf (9.972Mb)
    02313020 Defika Hanum Permatasari2.pdf (199.1Kb)
    Date
    2006
    Author
    Defika Hanum Permatasari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kredit Umum Pedesaan (Kupedes) adalah fasilitas kredit yang clisediakan oleh Bank BRI Unit dengan plafond (batas) kredit mulai dari Rp 25.000,- hingga Rp 50 juta yang ditujukan untuk membantu pengusaha skala mikro yang layak mendapat kredit di Kabupaten Kulon Progo. Kredit Umum Pedesaan (Kupedes) ini berfungsi sebagai tambahan modal usaha, sehingga para pengusaha mikro dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih maju, dapat meningkatkan produksi barang dan.jasa yang dihasi1kan, dan dapat menjaga kelangsungan usahanya De11gan memanfaatkan kredit ini, permasalahan yang dihadapi oleh pengusaha mikro terutama masalah permodalan dapat teratasi karena di BRI Unit proses pengajuan kreditnya mudah asalkan debitur dinilai layak oleh Bank, selain itu agunan beserta tingkat bunganya wajar sehingga tidak memberatkan debitur. Dengan berdasar pada latar belakang tersebut, maka penulis mengadakan penelitian dengan judul "Analisis Perkembangan Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES) BRI Unit dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya (Studi Kasus Kupedes BRI Unit di Kabupaten Kulon Progo)". Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan Kredit Umwn Pedesaan (KUPEDES) BRI Unit di Kabupaten Kulon Progo dan unruk menganalisis pengaruh jumlah usaha mikro, pendapatan per kapita, inflasi terhadap jumlah kredit Kupedes BRI Unit di Kulon Progo. Data yang cligunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Kantor Cabang BRI Wates, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertambangan, dan dari Badan Pusat Statistik Kulon Progo dan Yogyakarta. Data yang cligunakan adalah data time series dari tahun 2000.1-2004.4. Alat analisis yang digunakan adalah model harapan adaptif yaitu Partial Adjustment Model (PAM). Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa jwnlah usaha mikro (Xl) dan tingkat inflasi (X3) secara parsial tidak berpengaruh terhadap jumlah kredit (Kupedes) sedangkan pendapatan perkapita dan jumlah pennintaan kredit sebelumnya (Y(-1)) secara parsial berpengaruh terhadap jumlah kredit (Kupedes) saat ini (YJ. Selain dilakukan pengujian secara parsial (uji t) juga dilakukan Uji F dan Uji nilai determinasi (R²). Dalam pengujian asumsi klasik tidak ada masalah yang mengandung Multikolinearitas, Heteroskedastisitas, dan Autokorelasi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/27302
    Collections
    • Economics [2612]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV