• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PEMBUKTIAN PERBUATAN PIDANA YANG DILAKUKAN DENGAN CARA MEMPERDAYA CALON KORBANNYA DENGAN MENGGUNAKAN KEKUATAN HIPNOTIS

    Thumbnail
    View/Open
    16410353 Kahfi Parsa.pdf (1.861Mb)
    Date
    2020
    Author
    Kahfi Parsa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berjudul “Pembuktian Perbuatan Pidana Yang Dilakukan Dengan Cara Memperdaya Calon Korbannya Dengan Menggunakan Kekuatan Hipnotis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembuktian perbuatan pidana yang dilakukan dengan cara memperdaya calon korbannya dengan menggunakan kekuatan hipnotis menggunakan kekuatan hipnotis. Penelitian ini adalah penelitian normatif yang didukung dengan data yuridis yang pada dasarnya menggunakan pendekatan hukum normatif dengan adanya penambahan berbagai unsur yuridis mengenai implementasi ketentuan hukum normatif (Undang-Undang). Kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi masalah yang pada akhirnya menuju pada penyelesaian masalah. Metode pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan, yakni pendekatan yang berdasarkan pada peraturan perundangundangan yang berkaitan dengan permasalahan yang akan dibahas. Hasil penelitian menyimpulkan, pertama, perbuatan pelaku yang mengambil barang orang lain dengan cara hipnotis belum tentu merupakan penipuan; Kedua, perbuatan pelaku yang menggunakan hipnotis untuk memperdaya korbannya tidak dapat dinyatakan sebagai penipuan karena terdapat unsur-unsur dalam penipuan yang tidak terpenuhi; Ketiga, alasan mengapa dasar hukum pasal 378 KUHP dijadikan salah satu pertimbangan yuridis majelis hakim adalah karena unsur-unsur yang terdapat dalam pasal 378 KUHP memiliki kemiripan dengan unsur-unsur yang terdapat dalam perbuatan hipnotis. Berdasarkan penelitian tersebut, maka rekomendasi yang diajukan yaitu perlu dibuatnya dasar hukum yang mengatur tentang perbuatan hipnotis untuk menghindari keraguan majelis hakim dalam membuat putusan terhadap terdakwa.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/26872
    Collections
    • Law [3447]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV