• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Status Gizi Dengan Tumbuh Kembang Anak Balita Di Posyandu “Nuri” Padukuhan Sempu, Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta

    Thumbnail
    Date
    2013-04-17
    Author
    Nurmawadah, Diyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Balita merupakan periode emas untuk mencapai tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, untuk menunjang tmubuh kembang yang optimal salah satunya diperlukan asupan gizi yang cukup. Gizi yang kurang akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan, menurunkan produktivitas, menurunkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Pertumbuhan yang terjadi pada seorang anak tidak hanya meliputi apa yang terlihat secara fisik, namun juga meliputi perubahan dan perkembangan dalam segi lain seperti halnya perkembangan pada gerak kasar, gerak halus, sosialisasi kemandirian, bahasa dan bicara.Tujuan Penelitian.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan tumbuh kembang anak balita di Posyandu “NURI” Padukuhan Sempu, Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.Metode.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik. Rancangan penelitian berupa cross sectional yang mempelajari hubungan antara variable yang terkait, dengan cara meneliti data langsung pada saat itu juga. Metode pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dimana setiap anggota dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi sampel penelitan. Penentuan sampel pada penelitian ini ditentukan berdasarkan kriteria inklusi. Kedua variabel akan dihubungkan dengan menggunakan uji Chi-Square. Status gizi diukur menggunakan baku standar untuk menentukan status gizi berdasarkan BB/U, TB/U dan BB/TB. Berat badan diukur menggunakan timbangan, tinggi badan diukur menggunakan mikrotoise sedangkan umur dihitung dari tanggal lahir. Untuk tumbuh kembang anak diukur menggunakan form KPSP. xvHasil.Hasil yang diperoleh dari uji Chi square menunjukkan bahwa antara status gizi dengan tumbuh kembang anak balita tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0,783 (p> 0,05). Dari hasil uji korelasi Spearman juga menunjukkan bahwa kekuatan korelasi antara status gizi dengan tumbuh kembang balita sangat lemah dengan koefisien korelasi (r) = 0,050.Kesimpulan.Penelitian ini secara statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi dengan tumbuh kembang anak balita.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/26640
    Collections
    • New Submissions [151]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV