• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Degenerasi Neuron Ca3 Hippocampus Tikus (Rattus Norvegicus) Pada Pemberian Ekstrak Metanol Daun Sirsak (Annona Muricata)

    Thumbnail
    Date
    2012-11-28
    Author
    Occifa, Gloscindy Arma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Di Indonesia, tanaman sirsak (Annona muricata), khususnya bagian daun, telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pengobatan kanker. Sirsak mengandung senyawa sitotoksik annonaceous acetogenins yang dilaporkan selektif terhadap sel kanker. Senyawa tersebut bekerja dengan menghambat enzim NADH : ubikuinon oksidoreduktase (kompleks I) yang berperan dalam fosforilasi oksidatif pada mitokondria dan enzim NADH oksidase pada membran plasma sel kanker sehingga menyebabkan sel kehilangan ATP yang berakibat terhambatnya pertumbuhan sel kanker. Namun, beberapa penelitian melaporkan adanya perubahan pada tubuh seperti degenerasi pada neuron dopaminergik otak, peningkatan berat lambung dan uterus serta peningkatan kadar kreatinin setelah pemberian ekstrak bagian tertentu tanaman sirsak. Tujuan : Untuk mengetahui adanya degenerasi neuron CA3 hippocampus tikus (Rattus norvegicus) pada pemberian ekstrak metanol daun sirsak (Annona muricata). Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Terdapat dua kelompok dalam penelitian ini, yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus jantan (Rattus norvegicus) galur Sprague-dawley. Kelompok perlakuan merupakan kelompok pemberian ekstrak metanol daun sirsak yang diberikan selama 30 hari dengan dosis 300 mg/kgBB/hari. Degenerasi dinilai dengan menghitung jumlah vakuolisasi dan mengukur diameter nukleus neuron CA3 Hippocampus. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Mann Whitney U untuk jumlah vakuolisasi dan Independent Sample T-Test untuk diameter nukleus. Hasil : Dari analisis tersebut didapatkan nilai signifikansi > 0,05 untuk masingmasing uji. Kesimpulan : Pemberian ekstrak metanol daun sirsak (Annona muricata) dengan dosis 300 mg/kgBB/hari selama 30 hari tidak menyebabkan degenerasi pada neuron CA3 Hippocampus tikus (Rattus norvegicus).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/25390
    Collections
    • Medical Education [2922]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV