• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    RE-DESAIN TAMAN KULINER CONDONGCATUR DENGAN PENDEKATAN RUANG PUBLIK KREATIF

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (762.1Kb)
    02 preliminari.pdf (1023.Kb)
    03 daftar isi.pdf (1.219Mb)
    04 abstract.pdf (663.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (3.678Mb)
    05.2 bab 2.pdf (4.172Mb)
    05.3 bab 3.pdf (7.603Mb)
    05.4 bab 4.pdf (4.123Mb)
    05.5 bab 5.pdf (5.195Mb)
    05.6 bab 6.pdf (2.378Mb)
    05.7 bab 7.pdf (1.956Mb)
    06 daftar pustaka.pdf (672.0Kb)
    Date
    2020-01-14
    Author
    Denni Setiawan, 13512206
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    D.I.Yogyakarta salah satu kota yang merupakan wisata dan kesenian budayanyayang pada setiap tahunnya mengalami betambahnya jumlah wisatawan di Indonesia. Condongcatur juga merupakan kawasan yang salah satunya cukup strategis untuk para wisatawan di D.I.Yogyakarta sebagai bagian dari pinggiran kota Yogyakarta ini, terletak pada sabuk urban yang menyangga bagian kawasan utara kota ini. Taman kuliner condongcatur merupakan kawasan pusat taman kuliner yang ada di Kabupaten Sleman. Di taman kuliner condongcatur sendiri sering adanya beberapa komunitas yang memamnfaatkan fasilitas umum yang sudah ada seperti, taman, panggung, sport center dan fasilitas lainnya.Lokasi yang cukup strategis belum bisa dapat menarik wisatawan secara maksimal untuk menikmati makanan pagi hari, siang maupun malam hari. Banyaknya kios-kios yang beralih fungsi sebagai kantor dan mengubah fungsi dari taman kuliner menjadi sebuah perkantoran, kurangnya pada variasi menu dan bentuk bangunan yang monoton kurangnya terinterigrasi antar pengunjung. Serta belum adanya magnet sebagai daya tarik pengunjung pada kawasan tersebut, padahal berbagai cara telah dilakukan oleh pengelola untuk menjadikan taman kuliner ramai oleh pengunjung. Maka dari itu, untuk mewadahi kegiatan komunitas dan kuliner dilokasi yang strategis dengan mendesain ulang yang menggunakan metode Ruang Publik Kreatif, sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah wisatawan kembali dan sekaligus sebagai daya tarik pengunjung. Mempertahankan konsep awal yang tentang tergabungnya unsur taman, sport center dan hiburan sehingga bisa membantu meningkatkan pendapatan daerah sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20419
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV