• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Professional Program of Architect (PPAr)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Professional Program of Architect (PPAr)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS KARAKTERISTIK BANGUNAN TAMBAHAN DI LABORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN DI SMA N 3 YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN INFILL DESIGN (Studi Kasus: Bangunan SMA N 3 Yogyakarta (Padmanaba), Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (466.6Kb)
    02 preliminari.pdf (657.1Kb)
    03 daftar isi.pdf (628.2Kb)
    04 abstract.pdf (450.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (1.032Mb)
    05.2 bab 2.pdf (794.2Kb)
    05.3 bab 3.pdf (1.162Mb)
    05.4 bab 4.pdf (1.292Mb)
    05.5 bab 5.pdf (988.8Kb)
    05.6 bab 6.pdf (335.4Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (447.7Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (424.7Kb)
    Date
    2019-12-15
    Author
    Sholli Cholik Rifa’i S. Ars, 18515021
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia merupakan salah satu Negara yang pernah dijajah oleh Belanda. Hal itu dibuktikan salah satunya oleh banyaknya peninggalan bangunan sejarah bergaya colonial dan indis. Salah satu kota yang memiliki bangunan peninggalan belanda adalah Kota Yogyakarta. Yogyakarta adalah kota yang kental akan budayanya. Yogyakarta memiliki beberapa bangunan heritage. Salah satunya yaitu dikawasan kotabaru, bangunan SMA N 3 yogyakarta. Bangunan beralih fungsi yang awalnya adalah markas tentara belanda menjadi sekolah, dalam hal ini untuk mewadahi kegiatan belajar mengaajar dibutuhkan area yang sesuai dengan standar kenyamanan belajar. Perubahan dan perkembangan yang terjadi diperkotaan saat ini sudah tidak terbendung lagi. Berbagai keinginan dan kebutuhan masyarakat untuk menuntut fasilitas-fasilitas baru seringkali tidak memperhatikan keberadaan bangunanbangunan bersejarah disekitarnya, sehingga merusak citra kawasan yang telah terbentuk. Fenomena ini juga terjadi di kota yogyakarta yang mengalami pertumbuhan dengan pesat, dalam kasus ini bangunan bersejarah SMA N 3 Yogyakarta yang menjadi cagar budaya/ bangunan heritage di kawasan kotabaru. Karena belum ada pedoman dan masih ada celah diperaturan di PU no 40 tahun 2014 tentang cagar budaya yang harusnya menjadi acuan untuk wilayah kota baru dan khususnya bangunan SMA N 3 Yogyakarta dari segi bentuk dan fasad bangunan Tujuan: melengkapi kembali peraturan yang atau tentang gaya arsitektur elemen bentuk bangunan dan bisa menjadi pedoman bagi bangunan dikota baru khususnya Padmanaba: Cara untuk penelitian ini menggunakan metode infill design dan cara mendapatkan menggunakan metode 4 pendekatan yaitu matching, contrasting, compatible barrel dan compatible contrasting untuk mendapatkan gaya arsitekturnta lalu dijadikan pedoman mendesign.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20092
    Collections
    • Professional Program of Architect (PPAr) [76]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV