• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENERAPAN MULTI LEVEL PROMOSI KESEHATAN DALAM PENGEMBANGAN MEDIA EDUKASI DI PONDOK PESANTREN NAHDHATUL ULAMA SALAFIYAH

    Thumbnail
    View/Open
    PENERAPAN MULTI LEVEL PROMOSI KESEHATAN DALAM - Punik Mumpuni.pdf (691.6Kb)
    Date
    2019-10-24
    Author
    Mumpuni Wijayanti, Punik
    Suryo Prabandari, Yayi
    Ismail, Djauhar
    Triratnawati, Atik
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Setiap tahun tembakau membunuh enam juta orang di seluruh dunia dan diperkirakan jumlah tersebut akan meningkat menjadi delapan juta orang pada tahun 2030. Pada tahun 2013 terdapat 121 juta orang perokok dewasa di ASEAN, 50% di antaranya merupakan warga negara Indonesia. Pemerintah Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatur tentang kesehatan, akan tetapi implementasinya masih menemui banyak kendala di berbagai daerah. Tujuan Mengembangkan suatu model promosi kesehatan pondok pesantren sebagai upaya pengendalian perilaku merokok pada santri. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method yaitu dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan metode sequential exploratory mixed method. Pada penelitian ini, urutan pertama menggunakan metode kualitatif dan urutan kedua menggunakan metode kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design non randomized dengan desain penelitian one group pretestt post test design dengan intervensi berupa multilevel promosi kesehatan. Hasil Hasil penelitian menyatakan bahwa promosi kesehatan dengan strategi multi level dapat meningkatkan jumlah santri di bawah 17 tahun dengan pengetahuan, persepsi, intensi dan perilaku yang baik terhadap kawasan tanpa rokok di pondok pesantren dan terhadap perilaku merokok santri. Sedangkan untuk kelompok intervensi pada santri diatas 17 tahun dengan media poster juga dapat menurunkan pembelian rokok di koperasi pondok, namun dirasakan masih memerlukan penekanan aturan dari pengurus pondok, keamanan pondok dan Kyai. Ridha kyai merupakan faktor internal yang mendasari perubahan perilaku merokok santri di pondok pesantren. Promosi kesehatan akan lebih efektif bila melibatkan kyai ,pengurus pondok, pengurus koperasi dan santri.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/17370
    Collections
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian [21]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV