• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PRINCIPLE OF UTMOST GOOD FAITH DALAM PERJANJIAN ASURANSI JIWA (STUDI KASUS PENOLAKAN KLAIM PT. ASURANSI JIWASRAYA TERHADAP DEBITUR JASA PEMBIAYAAN PT. PNM)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (129.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (295.7Kb)
    04 abstract.pdf (233.0Kb)
    05.4 bab 4.pdf (393.6Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (158.7Kb)
    07. Lampiran 1.pdf (267.8Kb)
    Date
    2019-09-19
    Author
    FRISTA ARISA, 15912077 S.H.
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fakta (kesehatan) tersembunyi pada kesehatan tertanggung yang merupakan pelanggaran principle of utmost good faith dalam pelaksanaan perjanjian asuransi jiwa, serta untuk mengkaji akibat hukumnya. Lebih lanjut, dirumuskan dua permasalahan, yaitu apakah fakta (kesehatan) tersembunyi pada kesehatan tertanggung merupakan pelanggaran principle of utmost good faith dalam pelaksanaan perjanjian dan bagaimana akibat hukum klaim asuransi jiwa ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan studi empiris. Hasil penelitian pertama adalah bahwa tertanggung sebelum melakukan akad kredit dengan PT PNM selaku pemegang polis dan masuk pada perjanjian asuransi ini telah mempunyai riwayat sakit, tetapi dari SPAJ yang berupa formulir aplikasi, tertanggung telah menyembunyikan riwayat kesehatannya yang tercantum dalam SKK (Surat Keterangan Kesehatan). Hal ini merupakan pelanggaran principle utmost good faith karena kata “utmost good faith” mewajibkan salah satu pihak secara sukarela untuk mengungkapkan semua informasi yang penting kepada pihak lain, meskipun tidak diminta untuk melakukannya. Dapat disimpulkan bahwa kata kunci dari utmost good faith adalah kejujuran atau iktikad baik yang sempurna harus selalu ada dari tertanggung untuk mengungkapkan fakta material yang dinilai akan berpengaruh terhadap keputusan seorang penanggung.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/16955
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV