• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK PEKERJA PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA DI PT.PRIMISSIMA SLEMAN

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (177.7Kb)
    03 daftar isi.pdf (317.2Kb)
    04 abstract.pdf (167.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (586.5Kb)
    05.2 bab 2.pdf (616.1Kb)
    05.3 bab 3.pdf (496.4Kb)
    05.4 bab 4.pdf (53.43Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (174.9Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (39.55Kb)
    Date
    2019-08-22
    Author
    Vera Fatimah Azzahra, 15410455
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Hak-hak bagi pekerja perempuan di Indonesia telah diatur dalam konstitusi baik dalam UUD 1945 maupun dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM dan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Peraturan-peraturan tersebeut secara tidak langsung memberikan perlindungan hukum terhadap para pekerja perempuan di Indonesia terkait hak-hak yang harus dilindungi baik oleh negara maupun oleh pihak pemberi kerja atau perusahaan.Dalam hal ini hak tersebut terkait seperti pemberian cuti yang telah sesuai aturan yang ada atau belum.Walaupun telah diatur dalam UU akan tetapi masih banyak perusahaan tidak menerapkan aturan tersebut sesuai dan sebagaimana mestinya sehingga banyak dari pekerja perempuan merasa dirugikan. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis : Pertama, membahas tentang perlindungan hukum terhadap hak-hak pekerja perempuan dalam perspektif hak asasi manusia di PT.Primissima Sleman. Kedua membahas tentang faktor penghambat dalam memberikan perlindungan hukum terhadap hak-hak pekerja perempuan di PT.Primissima Sleman . Penelitian ini merupakan penelitian yuridis sosiologis yang mengacu pada data sekunder sebagai data awal dan dilanjutkan dengan data primer sebagai data dilapangan dengan tujuan mengadakan pengukuran terhadap efektifitas suatu UU.Kemudian karena data yang dihasilkan berupa data kualitatif maka metode yang digunakan yaitu metode diskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PT.Primissima belum sepenuhnya memberikan perlindungan hukum secara penuh dan maksimal yaitu berkaitan dengan hak atas cuti haid ini dikarenakan apabila pekerja perempuan mengajukan cuti haid akan dipotong upah oleh pihak perusahaan sehingga upah yang didapat tidak penuh dan juga terkait dengan hak untuk memerah ASI atau menyusui anak, waktu yang diberikan untuk memerah ASI telah sesuai UU.Akan tetapi, tidak adanya ruang laktasi yang mana diwajibkan sesuai dengan Perda Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2014 .Adapun yang telah terlaksana secara penuh dan sesuai yaitu pemberian cuti hamil dan melahirkan
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/16903
    Collections
    • Law [3447]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV