• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Kasus Terhadap Pasal 10 Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 Tentang Pemenuhan Hak Istri Korban KDRT Di UPT P2TP2A Kabupaten Sleman Dalam Perspektif Hukum Islam

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (181.9Kb)
    02 preliminari.pdf (701.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (200.4Kb)
    04 abstract.pdf (182.8Kb)
    05. 5 bab 5.pdf (186.0Kb)
    05.1 bab 1.pdf (328.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (729.0Kb)
    05.3 bab 3.pdf (305.4Kb)
    06. daftar pustaka.pdf (396.2Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (502.5Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (857.1Kb)
    Date
    2019-09-24
    Author
    Azizah, Sri Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Apabila kekerasan terjadi maka hilanglah hak-hak sebagai seorang istri, maka di atur dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Khususnya dalam Pasal 10 Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang pemenuhan hak istri/korban kekerasan, didalam Pasal tersebut menjelaskan 5 poin diantaranya perlindungan di setiap lembaga hukum dan lembaga sosial, pelayanan kesehatan, kerahasiaan identitas, pendampingan setiap dalam pemeriksaan, dan bimbingan kerohanian. Oleh karena itu penyusun melakukan penelitian di UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sleman untuk mengetahui langkah apa saja yang dilakukan untuk memenuhi hak perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga ditinjau dari kacamatan hukum islam mengenai pemenuhan hak istri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis dengan pendekatan normatif. Sumber data yang didapatkan dengan wawancara dan dokumentasi, untuk mengambil data tersebut dengan cara wawancara dengan beberapa konselor bidang layanan yang ada di UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sleman dan dosen pakar hukum. Hasil penelitian ini bawasannya yang bertanggung jawab penuh tetap suami selagi masih dalam ikatan perkawinan yang sah, dan kesesuaian hak istri salama ini sudah sesuai antara Pasal 10 Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 dengan hukum Islam namun kelemahannya UU PKDRT tersebut masih bersifat delik aduan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16730
    Collections
    • Islamic Law [923]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV