• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengelolaan Limbah B3 Pada Bengkel Resmi Mobil Di Wilayah D.I.Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (102.4Kb)
    01 cover.pdf (83.58Kb)
    02 preliminari.pdf (776.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (520.5Kb)
    04 abstract.pdf (51.78Kb)
    05.1 bab 1.pdf (117.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (164.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (298.9Kb)
    05.4 bab 4.pdf (663.0Kb)
    05.5 bab 5.pdf (44.82Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (116.0Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (415.9Kb)
    Date
    2019-09-17
    Author
    Andriana, Zulfa Noor Feti
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar menurut jenisnya di wilayah D.I.Yogyakarta pada tahun 2015 mencapai 558.178 unit. Dari banyaknya kendaraan tentunya akan berdampak pada banyaknya limbah B3 yang akan terbuang membebani lingkungan yang pada akhirnya mengakibatkan pencemaran. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian mengenai pengelolaan limbah B3 yang dihasilkan dari kegiatan bengkel. Tujuan dari penelitian kali ini adalah untuk mengetahui timbulan, komposisi limbah B3, mengevaluasi bagaimana pengelolaan limbah B3, serta tindakan reduksi yang dapat dilakukan pada bengkel X, Y dan Z di wilayah D.I.Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara langsung kepada narasumber dan observasi langsung di lokasi pengambilan data.Timbulan limbah B3 bengkel X paling banyak pada hari kedua yaitu 2,47kg/mobil/hari, timbulan limbah B3 bengkel Y paling banyak pada hari kedua 2,07kg/mobil/hari, dan timbulan limbah B3 bengkel Z paling banyak pada hari keenam yaitu 3,30kg/mobil/hari. Komposisi limbah B3 yang paling banyak di bengkel X adalah oli bekas sebanyak 70 %, bengkel Y paling banyak adalah oli bekas sebanyak 79%, dan bengkel Z paling banyak adalah oli bekas sebanyak 80%. Pengelolaan limbah B3 resmi motor yang ada di kota Yogyakarta meliputi pewadahan, penyimpanan serta pengangkutan yang masih belum sesuai dengan peraturan keputusan Kepala Bapedal No.1 tahun 1995, rekomendasi pada pihak bengkel antara lain penyediaan wadah limbah B3, penyimpanan limbah B3 serta pengangkutan limbah B3.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16640
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV