• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peramalan Pengadaan Gabah Beras Tahun 2019 Di Kabupaten Sumbawa Dan Sumbawa Besar

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (192.4Kb)
    01 cover.pdf (76.21Kb)
    02 preliminari.pdf (700.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (202.5Kb)
    04 abstract.pdf (47.99Kb)
    05.1 bab 1.pdf (127.5Kb)
    05.2 bab 2.pdf (119.6Kb)
    05.3 bab 3.pdf (245.2Kb)
    05.4 bab 4.pdf (47.37Kb)
    05.5 bab 5.pdf (264.4Kb)
    05.6 bab 6.pdf (41.59Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (45.77Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (382.0Kb)
    Date
    2019-08-09
    Author
    Rezani, Okta Dila Nurbaity
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia merupakan negara agraris dengan beras sebagai makanan pokok dan diperkirakan menjadi negara produsen beras terbesar di dunia untuk tahun 2017 selain itu produksi beras Indonesia meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Seiring dengan berjalannya waktu, pengadaan gabah beras diupayakan dapat menanggulangi konsumsi beras yang terus meningkat. Pada tahun 2018 di Kabupaten Sumbawa mengalami surplus beras tertinggi, oleh karena itu bagaimana peramalan pengadaan gabah beras di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Besar menggunakan metode Dekomposisi Multiplikatif. Hasil peramalan pengadaan gabah beras untuk 7 periode yaitu pada bulan Januari 2019 sebesar 0 kg, bulan Februari 2019 sebesar 235775 kg, bulan Maret 2019 kg sebesar 5214368 kg, bulan April 2019 sebesar 4987775 kg, bulan Mei 2019 sebesar 6968033 kg, bulan Juni 2019 sebesar 1970985 kg, selanjutnya bulan Juli 2019 sebesar 1736248 kg. Peramalan pengadaan gabah beras dengan nilai paling besar yaitu pada bulan Mei dikarenakan pada bulan tersebut merupakan puncak musim panen. Pada bulan Maret dan April pengadaan gabah beras cukup tinggi sedangkan pada bulan Juni dan Juli cenderung menurun karena sudah selesai musim panen padi. Pada bulan Januari tidak ada pemasukan pengadaan gabah beras dikarenakan pada bulan tersebut petani baru mulai memanam padi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16625
    Collections
    • Statistics [1327]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV