• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Minimisasi Limbah Cair Pada Kegiatan Elektroplating (Studi Kasus Industri Kecil X Dan Y Di Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (54.22Kb)
    01. cover.pdf (371.1Kb)
    02. preliminari.pdf (2.660Mb)
    03. daftar isi.pdf (344.0Kb)
    04. abstract.pdf (187.7Kb)
    05. bab 1.pdf (191.8Kb)
    05. bab 2.pdf (741.1Kb)
    05. bab 3.pdf (478.7Kb)
    05. bab 4.pdf (4.194Mb)
    05. bab 5.pdf (186.5Kb)
    06. daftar pustaka.pdf (306.4Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (426.1Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (316.1Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (249.9Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (202.5Kb)
    08. naskah publikasi.pdf (167.1Kb)
    Date
    2019-08-07
    Author
    Prabarani, Fadhilah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kuantitas air bersih yang tidak sedikit dan penggunaan bahan-bahan kimia yang berbahaya menjadi titik permasalahan bagi industri elektroplating. Belum adanya pengolahan air limbah elektroplating pada industri skala kecil menjadi tantangan untuk menawarkan alternatif-alternatif yang dapat dilakukan sebagai upaya minimisasi limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan elektroplating yang menghasilkan limbah, mengidentifikasi input dan output untuk menentukan neraca massa, air, dan energi, serta menganalisa probabilitas penerapan produksi bersih melalui alternatif minimisasi limbah berdasarkan hirarki manajemen limbah dengan menggunakan metode studi literatur. Hasilnya diperoleh, tahapan elektroplating yang menghasilkan buangan limbah cair adalah pembilasan pencucian asam, pembilasan pelapisan nikel, dan pembilasan pewarnaan. Sementara debit terukur untuk industri X sebesar 0,531 m3/hari dengan rata-rata produksi 132 logam setiap harinya. Sedangkan untuk industri Y diperoleh 0,325 m3/hari dengan rata-rata produksi 50 logam. Alternatif minimisasi yang ditawarkan diantaranya, menyediakan bak atau wadah untuk menampung tetesan air logam, mengendapkan nikel dengan kapur untuk menurunkan nilai konsentrasi nikel, dan menggunakan kembali larutan elektrolit perak. Penelitian ini mampu menjadi referensi untuk manajemen pengelolaan limbah industri elektroplating.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16346
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV