• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengolahan Limbah Buah-Buahan Dengan Metode Conductive Drying

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpeg (18.44Kb)
    01 cover.pdf (75.66Kb)
    02 preliminari.pdf (1.547Mb)
    03 daftar isi.pdf (551.6Kb)
    04 abstract.pdf (419.1Kb)
    05.1 bab 1.pdf (504.2Kb)
    05.2 bab 2.pdf (600.0Kb)
    05.3 bab 3.pdf (812.1Kb)
    05.4 bab 4.pdf (701.5Kb)
    05.5 bab 5.pdf (252.1Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (420.6Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (715.9Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (412.1Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (534.9Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (1.193Mb)
    Date
    2019-08-07
    Author
    Nadzafah, Annisatun
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Buah-buahan merupakan kebutuhan yang penting bagi manusia. Umumnya masyarakat hanya menggunakan dagingnya saja, seperti dijadikan sebagai jus, salad, dodol, sirup, dll. Namun kulit buahnya hanya bisa dibuang tanpa ada pemanfaatan, sehingga dalam pengujian ini jenis limbah yang diproses yaitu limbah buah-buahan dengan menggunakan alat Food Waste Recycler. Buah-buahan yang digunakan pada penelitian ini seperti sisa jeruk, jambu biji, pisang, alpukat, pepaya, nanas, melon, buah naga, semangka. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa karakteristik limbahbuah-buahan, dan juga untuk mengetahui efektivitas dari alat pengolahan limbah buah-buahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metoode conductive drying dengan menggunakan alat yang bernama Food Waste Recycler pada suhu 70oC, volume 500 gram selama 5 jam (S1) dan 10 jam (S2) pengeringan sampel. Metode conductive drying ialah sebuah metode pengeringan yang tidak adanya kontak langsung antara sampel atau bahan yang digunakan dengan media pemanas. Perbandingan dari hasil uji tersebut untuk S1 yaitu berat akhir 279 gram, kadar air 71,6%, kadar kering 28,4, kadar volatil 90,4%, kadar abu 9,5%, nitrogen 0,71%, phosfor 1,09, kalium 1,31, karbon 10,02%, C/N ratio 12,37. Kemudian untuk S2 yaitu massa akhirnya mencapai 95 gram, kadar air 30,1%, kadar kering 69,9, kadar volatil 94,6, kadar abu 5,4%, nitrogen 0,66, phosfor 1,02, kalium 1,22%, karbon 9,28, dan C/N 14,06. Sehingga lamanya proses pengolahan serta suhu yang diberikan berpengaruh terhadap perubahan karakteristik limbah, seperti bau, warna, kadar air, serta unsur hara yang terdapat pada limbah buah setelah di proses.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16319
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV