• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Minimisasi Limbah Cair Pada Kegiatan Industri Nata De Coco (Studi Kasus Industri X Dan Y)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (294.6Kb)
    01 cover.pdf (8.652Kb)
    02 preliminari.pdf (1.361Mb)
    03 daftar isi.pdf (357.2Kb)
    04 abstract.pdf (308.5Kb)
    05.1 bab 1.pdf (210.8Kb)
    05.2 bab 2.pdf (394.6Kb)
    05.3 bab 3.pdf (480.9Kb)
    05.4 bab 4.pdf (3.356Mb)
    05.5 bab 5.pdf (217.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (422.7Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (226.2Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (308.8Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (1005.Kb)
    Date
    2019-09-17
    Author
    Pratiwi.B, Diana Ayu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri nata de coco menghasilkan limbah cair yang apabila belum dikelola dengan baik dapat menimbulkan masalah pencemaran lingkungan, dalam proses produksi pembuatan nata de coco tidak lepas dari penggunaan air yang cukup besar. Banyaknya air yang digunakan akan menghasilkan limbah cair yang mengandung polutan dengan volume yang besar. Produksi bersih merupakan salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk mengurangi limbah pada industri nata de coco. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji seluruh tahapan pembuatan nata de coco yang menghasilkan limbah, dan menganalisis peluang penerapan produksi bersih dengan cara minimisasi limbah cair dengan studi literature yang disesuaikan dengan hierarki manajemen limbah. Seluruh input dan output mulai dari bahan baku hingga timbulan limbah pada proses produksi dihitung dan dianalisis untuk menghasilkan sebuah neraca massa, air, dan energi. Hasilnya diperoleh debit terukur untuk industri X sebesar sebanyak 0,764 m3/hari/ produksi dengan kapasitas produksi sebesar 1.800 liter air kelapa. Sedangkan untuk industri Y diperoleh 2,966 m3/hari/produksi dengan rata-rata produksi 2.433 liter air kelapa setiap harinya. Sementara itu alternatif minimisasi yang direkomendasikan yang dapat diterapkan diantaranya, pemanfaatan kembali (Reuse) air limbah sisa cairan fermentasi untuk dibuat starter/ bibit baru, daur ulang (Recycle) air limbah dari proses pencucian nampan, dan daur ulang (Recycle) limbah padat nata reject, kulit nata, dan kotoran dari pengaringan air kelapa menjadi pupuk dan biogas.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16298
    Collections
    • Environmental Engineering [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV