• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Accounting
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Accounting
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Penyusutan Aktiva Tetap dan Perlakuannya Bila Terjadi Selisih PPh Finansial dan PPh Fiskal (Studi kasus pada RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    97312052 Andhie Prasetyo Nugroho.pdf (5.045Mb)
    Date
    2004
    Author
    Nugroho, Andhie Prasetyo
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Masalah pajak adalah masalah masyarakat negara, dan setiap orang yang hidup dalam suatu negara. Setiap orang sebagai anggota masyarakat dan sebagai wajib pajak diharapkan mengetahui masalah yang berhubungan dengan pajak disamping dia berkewajiban untuk membayar pajak. Perbedaan dalam penggunaan dan dasar perlakuan penyusutan menyebabkan perbedaan dalam laporan keuangan fiskal dengan laporan keuangan finansial. Laporan keuangan finansial didasarkan pada SAK sedangkan laporan keuangan fiskal didasarkan pada UU Pajak Penghasilan tahun 1994. Adanya perbedaan dalam pemakaian metode penyusutan antara akuntansi dan UU Pajak Penghasilan 1994, maka akan menimbulkan perbedaan laba akuntansi dengan penghasilan kena pajak. Pajak penghasilan yang dihitung berdasarkan laba akuntansi disebut Pajak Penghasilan Finansial. Pajak penghasilan yang dihitung berdasarkan penghasilan kena pajak disebut Pajak Penghasilan Fiskal. Selisih yang ditimbulkan oleh pajak penghasilan finansial dengan pajak penghasilan fiskal ditampung dalam akun Pajak Penghasilan Tangguhan. Jika jumlah pajak penghasilan finansial lebih kecil dari pajak penghasilan fiskal maka selisih merupakan pajak penghasilan tangguhan yang bersaldo debit dan disajikan dalam neraca, dalam kelompok aktiva lain-lain. Sedangkan bila jumlah pajak penghasilan finansial lebih besar dari pajak penghasilan fiskal maka selisihnya merupakan pajak penghasilan tangguhan bersaldo kredit dan disajikan dalam neraca, dalam kelompok kewajiban lain-lain.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/15285
    Collections
    • Accounting [5043]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV