• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Fasilitas Perdagangan Buku dan Taman Pustaka di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (75.27Kb)
    02 preliminari.pdf (182.9Kb)
    03 daftar isi.pdf (462.3Kb)
    04 abstract.pdf (161.5Kb)
    05.1 bab 1.pdf (3.187Mb)
    05.2 bab 2.pdf (1.466Mb)
    05.3 bab 3.pdf (2.334Mb)
    06 daftar pustaka.pdf (59.70Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (299.6Kb)
    Date
    2006
    Author
    Santoso, Joko
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Baku merupakan salah satu alat penunjang prestasi pendidikan, karena buku adalah jendela pustaka. Sebagai sumber informasi ilmu dan pengetahuan, peran ini menimbulkan perkembangan respon masyarakat terhadap buku secara signifikan. Atas dasar inilah selayaknya Jogjakarta memiliki Fasilitas Perdagangan Buku dan Taman Pustaka yang mampu menampung berbagai macam pewadahan buku baik pedagang kecil hingga pedagang besar. Bangunan ini juga bersifai social yaitu Taman Pustaka (Perpustakaan), guna menyediakan berbagai macam buku sehingga pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum dapat menggunakannya untuk mencari ilmu dan menggali pengetahuan dalam wadah yang rekreatif melalui pengolahan tata ruang dalam dan ruang luar guna menarik minat kansumen, Tahap skematik desain, gagasan ide bentuk pada gubahan masa dicapai dengan transformasi kegiatan yang rekreatif dan bersifat komersial. Perpaduan antara fasilitas komersial dan fasilitas sosial diharapkan menciptakan suatu tata ruang yang mampu memotivasi animo pengunjung. Orientasi masa di bagi dua bagian yaitu kedalam dan ke luar. Orientasi kedalam di arahkan pada open space serta masa retailpenunjang yang terdapat fasilitas seperti cafe dengan vegetasi sebagai penyejuk sehingga suasana lebih santai, serta rileks. Orientasi ke luar di arahkan pada area-area terbuka yang terbentuk oleh masa yang dimanfaatkan sebagai taman dengan penyedian bangku serta meja taman yang terpadu dengan panggung pentas menjadikan ruang luar lebih hidup dengan kegiatan-kegiatan dari pengunjung. Untuk skema sirkulasi yaitu menerapan penggabungan sirkulasi linier dan radial yang membentuk alur sirkulasi yang menerus. Pada skema tata hijau vegetasi yang dipilih yaitu dengan beberapa kriteria antara lain: Sebagai peneduh (Kiara payung), sebagai pengarah maupun barrier terhadap kebisingan (cemara kerucutj, sebagai penutup tanah (rumput gajah). Pada tahap pengemhangan desain, pembagian ruang dikelompokkan berdasarkan jenis dan sifat kegiatannya yang terhagi kedalam 6 blok masa dengan pertimbangan memudahkan pengguna dalam beraktifitas, mempertegas fungsi-fungsi yang ada didalamnya serta memudahkan pengontrolan dan tidak saling mengganggu pengguna yang lain. Entrance site di bagi dua yaitu main entrance dan side entrance. Main entrance di letakkan di sebelah utara dan menghadap kejalan utama (Jln. Urip Sumohardjo ) dengan tujuan memudahkan aksebiliias, efisiensi, dan kenyamanan baik pengunjung maupun pengelola. Side entrance digunakan untuk kebutuhan alur sirkulasi service terutama mobil barang, diletakkan di sebelah timur yang dapat diakses melalui jalan Tribrata dengan pertimbangan memudahkan akses mobil barang serta tidak mengganggu kegiatan di area lain. Untuk memaksimalkan nilai efisiensi pada fasilitas komersial ruang retail yang dijual lebih dominan yaitu sekitar 7127.25 m2 atau mencapai lebih dari 60% dari total luas lantai. Penampilan bangunan pada fasade masih mengacu pada konsep awal yaitu mempunyai kesan menerima dan kontekstual dengan bangunan daerah Yogyakarta. Diterapkan melalui entrance bangunan yang lebar serta penggunaan material kaca pada bukaan-bukaannya disamping untuk memaksimalkan pencahayaan alami, kontekstual ditampilkan dengan penggunaan atap Joglo yang merupakan ciri khas bangunan Yogyakarta.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/1514
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV