• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    MEMODELKAN KEMISKINAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2007-2017

    Thumbnail
    View/Open
    JURNAL M. MUFTI HUDANI(15313121) FIX.pdf (485.7Kb)
    SKRIPSI M. MUFTI HUDANI (15313121) FIX.pdf (1.173Mb)
    Date
    2019-01-08
    Author
    M. Mufti Hudani, 15313121
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Masalah Kemiskinan adalah permasalahan yang sselalu muncul di setiap Negara. Kemiskinan di Indonesia sendiri memiliki 25,95 juta penduduk miskin (9,82%) berdasarkan data yang dipublikasi oleh badan pusat statistik (BPS). Daerah Istimewa Yogyakarta adalah provinsi termiskin di pulau jawa. Hal ini dilihat dari angka kemiskinan mencapai 13,20 persen atau lebih tinggi dari nilai rata-rata nasional yang sebesar 11,13 persen pada tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari berbagai lembaga seperti Badan Pusat Statistik dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel Tingkat Inflasi, Tingkat pengangguran Terbuka, Rata-rata Lama Sekolah, Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Investasi sebagai variabel bebas terhadap tingkat Kemiskinan di D.I Yogyakarta sebagai variabel terikat. Analisis yang digunakan adalah data panel dengan metode Fixed Effect Model (FEM) dengan data time series tahun 2007 sampai 2017 dan cross section 5 kabupaten/kota. Dari hasil analisis diperoleh bahwa tingkat Inflasi berhubungan positif dan signifikan hal ini dikarnakan inflasi yang tinggi akan selalu memperparah kondisi masyarakat miskin, Tingkat Pengangguran Terbuka berhubungan positif dan signifikan hal ini dikarnakan ketika seseorang menganggur artinya mereka tidak mendapatkan upah untuk memenuhi kebutuhan hidup pokoknya dan dikatakan miskin, Rata-rata lama sekolah berhubungan positif dan signifikan hal ini dikarnakan belum tercapainya target pendidikan 15 tahun yang telah diusulkan oleh United National Development Program (UNDP), tingkat Investasi dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta hal ini dikarnakan ketimpangan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Kabupaten/Kota di Provinsi D.I. Yogyakarta, selain itu investasi yang dilakukan sebagian besar hanya dilakukan kelas menengah keatas dan untuk kepentingan mereka sendiri serta tidak memberikan pengaruh yang signifikan kepada penduduk miskin.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/14316
    Collections
    • Economics [2641]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV