Show simple item record

dc.contributor.advisorEry Arifudin S.H.,M.H.
dc.contributor.authorRIKA GITA QUINNA DEWI, 15410099
dc.date.accessioned2019-03-21T02:05:27Z
dc.date.available2019-03-21T02:05:27Z
dc.date.issued2019-02-14
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/14285
dc.description.abstractStudi ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami perlindungan hukum bagi pengguna obat antiseptic dan hemostatic (studi: korban medisio di Yogyakarta). Hal tersebut dilatarbelakangi kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai perlindungan konsumen sehingga menyebabkan masyarakat tidak mengetahui kemana mereka harus melakukan aduan apabila mengalami kerugian akibat mengkonsumsi suatu produk. Rumusan Masalah yang diajukan adalah Bagaimana peranan BPOM dalam mengawasi obat Medisio dan Bagaimana perlindungan hukum bagi konsumen terhadap perusahaan penyedia obat tidak berizin pada transaksi konsumen Medisio. Penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan sosiologis/empiris. Jenis data yang digunakan adalah bahan data prime, data hukum sekunder, dan data hukum tersier. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, studi pustaka dan studi dokumen. Data yang terkumpul kemudian dianalisa melalui analisis data kualitatif. Dari hasil analisis tersebut di atas, penelitian menyimpulkan bahwa peran BPOM dalam mengawasi obat Medisio belum berjalan maksimal, hal ini dapat dilihat dari kurangnya dalam pengawasan pre-market dan post market. Pada pengawasan pre-market BPOM lemah pada proses pemantauan serta evaluasi. Sedangkan pada post-market yaitu pada tahap pengawasan distribusi mengenai konsistensi keamanan melalui monitoring efek samping obat (MESO). Perlindungan hukum bagi konsumen terhadap perusahaan penyedia obat tidak berizin pada transaksi konsumen Medisio belum berjalan secara maksimal. Hal ini dikarenakan konsumen yang dirugikan belum memperoleh hak-haknya secara penuh sebagaimana yang dijelaskan dalam Pasal 4 UUPK. Selain itu pelaku usaha tidaken_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPerlindungan Konsumenen_US
dc.subjectKorban obat antiseptic dan hemostaticen_US
dc.subjectkorban medisioen_US
dc.titlePERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENGGUNA OBAT ANTISEPTIK DAN HEMOSTATIK (Studi: Korban Medisio di Yogyakarta)en_US
dc.typeUndergraduate Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record