• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS HUBUNGAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR PARAMETER KIMIA (BOD, COD, AMONIA) DI DAERAH ALIRAN SUNGAI OPAK, YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (66.21Kb)
    02 preliminari.pdf (1.112Mb)
    03 daftar isi.pdf (171.3Kb)
    04 abstract.pdf (16.72Kb)
    05.1 bab 1.pdf (35.50Kb)
    05.2 bab 2.pdf (309.1Kb)
    05.3 bab 3.pdf (1.054Mb)
    05.4 bab 4.pdf (742.2Kb)
    05.5 bab 5.pdf (24.75Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (147.2Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (50.58Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (86.96Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (10.01Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (77.34Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (19.01Kb)
    07.6 lampiran 6.pdf (2.426Mb)
    07.7 lampiran 7.pdf (313.0Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (500.1Kb)
    Date
    2019-02-21
    Author
    Yoyo Suharyo, 14513079
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan dan kemajuan kota diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk dan sebagai konsekuensinya kegiatan ekonomi maupun sosial semakin berkembang. Perkembangan kota tersebut berpengaruh terhadap daerah di sekitarnya sehingga mendorong perubahan penggunaan lahan. Daerah aliran sungai khususnya Sungai Opak adalah salah satu objek yang sangat rentan terhadap pembangunan dan perkembangan wilayah di DIY. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dampak penggunaan lahan eksisting terhadap kualitas air di Sungai Opak untuk parameter kimia (BOD, COD, Amonia). Kualitas air hasil uji lab di klasifikasikan menggunakan metode Indeks Pencemaran. Hasil rata-rata indeks pencemar nilai rata-rata indeks pencemaran berkisar antara 2,8 sampai dengan 3,63. Semua site lainnya tercemar ringan. Luas DAS hasil digitasi data DEM didapat 1751,54 km2. Sedangkan luas pemukiman 534,41 km2 (30%), hutan 114,73 km2 (7%), kebun 175,37 km2 (10%), sawah 368,98 km2 (21%), lainnya 558, 06 km2 (32%). Luas DAS dan kualitas air dikorelasikan dengan metode spearman. Hasil korelasi Spearman DAS terpisah menunjukan korelasi positif diperoleh BOD di kebun dengan nilai 0,035, COD di pemukiman 0,041, COD di kebun 0,006, serta amonia di pemukiman 0,004 dan amonia di sawah 0,018. Sedangkan hasil negatif diperoleh BOD di pemukiman 0,055, BOD di sawah 0,123, BOD di hutan 0,233, COD di sawah 0,051, COD di hutan 0,426, amonia di kebun 0,106 dan amonia di hutan 0,085. Hasil korelasi Spearman DAS tergabung menunjukan korelasi positif diperoleh COD di pemukiman dengan nilai 0,028, COD di sawah 0,038, COD di kebun 0,021, serta amonia di pemukiman 0,044. Sedangkan hasil negatif diperoleh di semua lahan (pemukiman, sawah, kebun, hutan) untuk parameter BOD dengan nilai berturut-turut 0,085, 0,123, 0,269. Parameter COD hanya hutan yang memiliki korelasi negatif yaitu 0,149. Amonia sawah, kebun dan hutan memiliki korelasi negatif dengan nilai 0,08, 0,085, 0,075. Hasil korelasi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengaruh lokasi sampling dan banyak lokasi sampling, waktu pengambilan sampling, pengaruh musim, kemampuan purifikasi sungai Opak dan aktivitas manusia di setiap sitenya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/14245
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV