• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    STUDI CYBERSICKNESS TENTANG NON-IMMERSIVE VIRTUAL ENVIRONMENT MENGGUNAKAN SMARTPHONE

    Thumbnail
    View/Open
    14522311_Muhamad Nashirulhaqi Izzuddin.pdf (4.135Mb)
    Date
    2018-12
    Author
    M. Nashirulhaqi Izzuddin, 14522311
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Cybersickness adalah salah satu respon psiko-fisiologis yang mempengaruhi pekerjaan manusia ketika berinteraksi dengan Virtual Environment (VE). VE adalah model teknologi canggih yang dihasilkan oleh komputer yang pengguna dapat merasakan kehadiran seperti di lingkungan nyata. Paparan VE berulang-ulang akan menyebabkan sakit, terutama ketegangan mata (eyestrain). Ketengangan ini menekankan pada mata secara visual ketika mata mencoba untuk membuat akomodasi dan fokus pada objek di VE. Gejala ini dapat diidentifikasi berdasarkan gerakan mata dan kontraksi otot mata. Dengan demikian, ini penting untuk mengevaluasi kontraksi otot mata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelelahan mata menggunakan smartphone untuk bermain VE: war-game. Sebuah studi empiris dilakukan di laboratorium ergonomis untuk mengumpulkan data yang relevan dengan studi kasus adalah VE non-immersive menggunakan smartphone. Sepuluh subjek berpartisipasi dalam penelitian ini yang mereka telah terbiasa dengan permainan game smartphone. Electromyography (EMG) digunakan dalam penelitian ini untuk mencatat sinyal kontraksi otot pada otot mata lateral. Analisis statistik dilakukan untuk menguji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada visus mata terdapat perbedaan yang signifikan meliputi eksperimen atara kondisi visus mata normal dan kondisi visus mata pada saat paparan 0% brightness serta 100% brightness smartphone pada kedua mata saat berada dalam posisi duduk. Pada saat posisi tidur memiliki hasil eksperimen yang sama dengan posisi duduk yaitu bahwa tingkat brightness 0% dan tingkat birghtness 100% akan mempengaruhi secara signifikan, ditambah tingkat brightness 50% juga akan mempengaruhi ketajaman visual dari mata responden. Pada kontraksi otot lateral rectus sebagai referensi eyestrain menyatakan brightness dari yang paling rendah sampai dengan brightness yang paling tinggi pada posisi tidur menyebabkan terjadinya kontraksi otot yang tinggi dibandingkan dengan posisi duduk.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/14141
    Collections
    • Industrial Engineering [2859]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV