• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISA DESAIN PADA PRODUK ALAT SABLON PORTABLE DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (Studi Kasus Pada Industri Sablon Di Daerah Istimewa Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    TUGAS AKHIR GISKHA LATHIFAH HANINDA 11522276.pdf (1.587Mb)
    Date
    2018-08-22
    Author
    Giskha Lathifah Haninda, 11522276
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Cetak sablon merupakan proses stensil untuk memindahkan suatu citra ke atas berbagai jenis media atau bahan cetak seperti : kertas, kayu, metal, kaca kain, plastik, kulit, dan lain-lain. Upaya meningkatan kualitas merupakan hal penting untuk dilakukan perbaikan. Salah satu faktor yang menetukan kepuasan pelanggan adalah persepsi pelanggan mengenai kualitas desain alat sablon portabel dan bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat alat sablon portabel. Desain alat sablon yang berjalan selama ini di perusahaan-perusahaan sablon Home Industry khususnya di Rejodani, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta hampir sama dengan proses cetak sablon secara manual, yang membedakannya dengan cetak sablon portable dengan sablon manual adalah dimana proses cetak sablon bisa lebih cepat dan hasilnya lebih bagus dibandingkan secara manual. Untuk meningkatkan kualitas tersebut, diperlukan metode untuk menganalisis kualitas yang diberikan. Dalam hal ini akan menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) yang menggunakan model House of Quality (HOQ). Berdasarkan hasil perhitungan House of Quality (HOQ) terdapat enam atribut yang menjadi prioritas dilihat dari tingkat kepentingan berdasarkan nilai skala kepentingan konsumen. Atribut pertama, yaitu kualitas kain baik dengan nilai 6,314, atribut kedua, yaitu kualitas cat baik dengan nilai 6,261, aribut ketiga adalah cat sablon kuat dengan nilai 6,124, atribut keempat adalah hasil afdruk sempurna dengan nilai 5,710, atribut kelima, yaitu screen bersih dengan nilai 4,869, dan atribut terakhir, yaitu cat sablon tahan lama dengan nilai 4,360. Sementara itu untuk kebutuhan teknis tingkat kebutuhan kinsmen dapat diketahui berdasarkan House Of Quality (HOQ), yaitu penyaringan cat sablon dengan target spesifikasi penggunaan kakir, waktu pengeringan dengan target spesifikasi 2-4 jam, suhu pengeringan dengan targetspesifikasi 35 derajat, jenis bahan dengan target spesifikasi mengunakan cotton combed 30s, jenis cat dengan target sepsifikasi plastisol dan yang terakhir bentuk rakel dengan target spesifikasi runcing. Selanjutnya, hasil untuk apa saja yang dibutuhkan untuk pembuatan alat sablon portabel secara manual dan praktis yang dibutuhan menambakan alat mesin rotari sederhana agar proses penyablonan lebih baik.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13889
    Collections
    • Industrial Engineering [2834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV