Show simple item record

dc.contributor.authorNasukha, Sakti Tabiaty
dc.date.accessioned2016-12-07T02:49:33Z
dc.date.available2016-12-07T02:49:33Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/1321
dc.description.abstractBatik. Merupakan sebuah tradisi seni yang telah menjadi warisan budaya kota Yogyakarta untuk banyak generasi, keberadaannya kini lebih dinilai sebagai sebuah komoditi perdagangan massal yang menguntungkan daripada sebagai sebuah warisan budaya yang sarat akan makna dan cerita. Orang lebih mengenal batik hanya sebatas pada kain bercorak dengan warna-warni yang cantik dan cocok dipadu padankan bersama kebaya. Atau sebutlah kain ini adalah perangkat penampilan yang menjadikan perempuan terlihat lebih "perempuan". Sementara di dunia luar batik merupa menjadi sebuah bahan kajian yang menarik dan menyenangkan. Dipertunjukan didepan kelas-kelas besar berkapasitas lebih dari 350 orang di universitas-universitas ternama di Australia. Amerika, Paris, Belanda dan seringkali dinilai sebagai hasil karya peradaban orang-orang Jawa yang sarat akan nilai-nilai kehidupan yang sederhana dan bercita rasa seni yang tinggi. Mengumpulkan yang terserak, mungkin itu gambaran besar dari fungsi dirancangnya eksploratorium ini. Tempat dimana orang awam, ahli, peneliti atau siapapun yang datang dari berbagai disiplin ilmu dari berbagai tempat dapat menemukan apa yang dicarinya berkaitan dengan dunia batik dalam one day visiting. Ditempat ini pula dapat dilakukan sebuah proses pengkajian, preservasi dan konservasi batik Indonesia dalam segala manifestasinya. Yogyakarta rnerupakan lokasi perancangan. Dipilihnya kota ini sebagai lokasi perancangan, berdasarkan kenyataan jika dikota inilah batik mengalami perkembangannya yang sangat signifikan. Keberadaan bangunan mungkin dapat sedikit membantu perkembangannya kelak. Energy problem dan menciptakan bangunan yang responsive to the climate, merupakan dua alasan kuat dipilihnya konsep perancangan arsitektur bioklimatis dalam merancang bangunan. Sebuah konsep universal yang mengupayakan terciptanya bangunan yang dapat bersinergi dengan alam. Secara khusus dalam perancangan ini konsep bertujuan untuk menciptakan ruang dalam dan ruang luar eksploratorium yang nyaman, baik dari segi thermal ruang. aktivitas dan tak lupa konsep juga diarahkan untuk dapat meminimalkan cost operational bangunan.en_US
dc.publisherUII Yogyakartaen_US
dc.subjectEksploratorium Batik Indonesia di Yogyakartaen_US
dc.subjectSebuah Upayaen_US
dc.subjectPerancangan Arsitekturalen_US
dc.subjectMenciptakan Pusat Penelitianen_US
dc.subjectPreservasi dan Konservasi Batik Indonesiaen_US
dc.subjectPendekatan Konsep Perancanganen_US
dc.subjectArsitektur Bioklimatisen_US
dc.titleEksploratorium Batik Indonesia di Yogyakarta: Sebuah Upaya Perancangan Arsitektural Menciptakan Pusat Penelitian, Preservasi dan Konservasi Batik Indonesia dengan Pendekatan Konsep Perancangan Arsitektur Bioklimatisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record