• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    OPTIMASI PEMBUATAN NANOPARTIKEL EKSTRAK LIMBAH KULIT KAKAO (Theobroma cacao L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Klebsiella pneumonia

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf.pdf (429.3Kb)
    02 preliminari.pdf.pdf (811.7Kb)
    PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf (292.9Kb)
    03 daftar isi.pdf (472.5Kb)
    04 abstract.pdf (514.5Kb)
    05.1 bab 1.pdf (507.3Kb)
    05.2 bab 2.pdf (442.3Kb)
    05.3 bab 3.pdf (691.3Kb)
    05.4 bab 4.pdf (692.0Kb)
    05.5 bab 5.pdf (1.068Mb)
    05.6 bab 6.pdf (496.7Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (501.7Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (5.919Mb)
    07.2 Lampiran 2.pdf (650.4Kb)
    07.3 Lampiran 3.pdf (1.237Mb)
    Date
    2018-12-31
    Author
    RATIH LESTARI, 15612115
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kulit kakao merupakan limbah yang dihasilkan dari pengolahan biji kakao untuk berbagai produk coklat yang mengandung flavonoid yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia penyebab bronkitis kronik. Limbah ini sangat potensial dikembangkan menjadi senyawa obat sebagai terapi untuk penderita bronkitis kronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sediaan obat untuk pengobatan bronkitis kronik akibat bakteri Klebsiella pneumonia dengan bahan baku ekstrak kulit kakao dalam bentuk nanopartikel. Metode isolasi senyawa aktif sebagai antibakteri Klebsiella pneumonia yang digunakan adalah maserasi dengan etanol 96%. Identifikasi senyawa aktif yang terdapat dalam ekstrak dilakukan analisis fitokimia dan KLT. Kadar flavonoid ditentukan dengan metode spektrofotometri UV-Visible. Pembuatan nanopartikel ekstrak kulit kakao dioptimasi menggunakan metode gelasi ionik dan Self-Nano emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Sediaan nanopartikel yang dihasilkan dianalisis ukuran partikel, polidisperse index, uji in vitro dengan menentukan aktivitas antibakteri Klebsiella pneumonia. Identifikasi senyawa aktif pada ekstrak menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa ekstrak kulit kakao mengandung flavonoid sebesar 6,44%. Sediaan nanopartikel menggunakan metode SNEDDS lebih optimal dibandingkan metode gelasi ionik dengan ukuran partikel yaitu 135,2±0,26nm (4%), 156,1±3,54nm (12%) dan 235,3±0,95nm (20%). Berdasarkan uji in vitro diketahui bahwa sediaan nanopartikel ekstrak kulit kakao mampu menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella penumonia. Disimpulkan bahwa sediaan nanopartikel dari ekstrak kulit kakao memiliki aktivitas yang mampu untuk mengobati bronkitis kronik.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13180
    Collections
    • Chemistry [734]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV