• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENERAPAN KONSEP LEAN SERVICE UNTUK MENGELIMINASI WASTE PADA PELAYANAN SKCK DI KANTOR POLRES SLEMAN

    Thumbnail
    View/Open
    01. Cover.pdf (38.86Kb)
    02. Preliminari.pdf (1.258Mb)
    03. Daftar Isi.pdf (203.5Kb)
    04. Abstract.pdf (8.432Kb)
    05.1 Bab 1.pdf (17.36Kb)
    05.2 Bab 2.pdf (222.4Kb)
    05.3 Bab 3.pdf (138.8Kb)
    05.4 Bab 4.pdf (2.256Mb)
    05.5 Bab 5.pdf (347.1Kb)
    05.6 Bab 6.pdf (8.855Kb)
    06. Daftar Pustaka.pdf (14.29Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (120.5Kb)
    07.2 Lampiran 2.pdf (723.5Kb)
    Date
    2019-01-02
    Author
    Bima Salaksa, 14522194
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Polres Sleman merupakan instansi pemerintah yang bertugas melayani dan melindungi masyarakat. Adapun pelayanan yang diberikan Polres Sleman yaitu pembuatan SIM, SKCK, dan izin kegiatan. Dalam usahanya untuk meningkatkan performansi pada proses pelayanan, maka dilakukan perbaikan. Perbaikan dilakukan pada sistem kerja dengan tujuan untuk mengurangi waste yang dapat dilakukan dengan pendekatan Lean Sigma. Dengan meningkatan performansi maka diharapkan dapat tercapai peningkatan produktifitas dan efisiensi kerja. Sejalan dengan keinginan Kantor Pelayanan SKCK di Polres Sleman untuk melakukan peningkatan pelayanan secara berkesinambungan, maka perlu dilakukan pengembangan secara bertahap dan terus menerus dalam rangka mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang dapat meningkatkan nilai tambah (value added) produk (jasa), menghilangkan pemborosan (waste) dan memperpendek lead time, sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengeliminasi sumber-sumber waste yang ada adalah pendekatan lean service. Lean Service adalah metode yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan melalui penerapan pelayanan yang sesuai, peningkatan kecepatan pelayanan, dan peningkatan respon terhadap kebutuhan pelayanan dengan cara memfokuskan pada bagian pelayanan yang dianggap penting. Pendekatan ini dilakukan dengan memahami gambaran umum perusahaan melalui aliran informasi pada proses pelayanan dengan membuat value stream mapping. Value Stream Mapping adalah alat untuk memetakan aliran nilai selama proses pelayanan untuk setiap aktivitas yang terjadi sehingga dapat diketahui aktivitas mana yang dapat memberikan nilai tambah dan yang tidak memberikan nilai tambah, dengan kata lain dapat mengidentifikasi pemborosan yang terjadi selama proses pelayanan berlangsung sehingga dapat diambil langkah untuk mengeliminasi pemborosan tersebut. Waste kritis yang teridentifikasi menggunakan metode BORDA adalah waste waiting dan waste transportation dengan nilai 0,2214 (22,14%) dan 0,1678 (16,78%). Hasil perhitungan current value stream mapping pada process cycle efficiency sebesar 57,69% dan lead time sebesar 3607,7 detik. Dengan hasil tersebut dilakukan perbaikan menggunakan metode simulasi. Sehingga dapat mengurangi lead time dari 3607,7 detik menjadi 2775,6 detik. Maka terjadi peningkatan pada process cycle efficiency dari 57,69% menjadi 74,99%.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13046
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV