• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS NORMATIF TERHADAP KETENTUAN PENANGKAPAN TERDUGA PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME MENURUT PERSPEKTIF HAK SIPIL DAN POLITIK

    Thumbnail
    View/Open
    Skripsi_ReynaldoJ.B.pdf (1.258Mb)
    Date
    2018-12-15
    Author
    REYNALDO JUNIOR BRUSANDI, 14410514
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Terorisme menjadi momok yang menakutkan bagi setiap orang, tindakan yang dilakukan mengakibatkan jatuhnya korban massal dan kerusakan fasilitas publik. Namun, dalam penanggulangannya banyak permasalahan terjadi, seperti adanya stigma kepada beberapa kelompok, sampai dengan penindakannya yang mmenciderai hak asasi manusia. Khususnya dalam melakukan penangkapan, penangkapan yang dilakukan acapkali cacat prosedur dan melanggar hak asasi manusia. Pasal 28 UU Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Tindak Pidana Terorisme menjadi salah satu norma yang melanggar hak seseorang apalagi jika dobenturkan dengan hak sipil dan politik. Kemudian, timbul pertanyaan, Analisis Normatif Terhadap Ketentuan Terduga Pelaku Tindak Pidana Terorisme Menurut Persektif Hak Sipil dan Politik. Penelitian ini menggunakan metode, pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Sumber-sumber penelitian ini berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, dengan teknik pengumpulan bahan hukum melalui teknik pengumpulan data sekunder melalui studi dokumen dan studi pustaka atau arsip. Metode analisis bahan hukum yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu bahan hukum yang diperoleh dari penelitian yang disajikan atau dideskripsikan dan diolah secara kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan, pertama, kurang idelanya norma penangkapan terorisme, terbukti dengan akibat dari norma tersebut, kedua, harus adanya pengawasan dan pengujian terhadap proses penyidikan, ketiga, tawaran norma ideal atas Pasal 28 UU Terorisme
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12910
    Collections
    • Law [3499]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV