• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERJANJIAN ENDORSMENT DENGAN TRANSAKSI ELEKTRONIK

    Thumbnail
    View/Open
    1 JUDUL.pdf (150.1Kb)
    2 HALAMAN PEMBIMBING.pdf (417.4Kb)
    3 HALAMAN PENGUJI.pdf (503.7Kb)
    4 SURAT PERNYATAAN ORIGINALITAS.pdf (428.3Kb)
    5 MOTTO dan PERSEMBAHAN.pdf (199.9Kb)
    6 KATA PENGANTAR - DAFTAR ISI - ABSTRAK.pdf (377.3Kb)
    7 BAB I - DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN.pdf (1.013Mb)
    Date
    2018-12-13
    Author
    ARIEF NUGROHO, 09410471
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konstruksi hukum dan menganalisis keabsahan kontrak perjanjian endorsement dalam perspektif hukum Islam. Rumusan masalah yang diiajukan yaitu: 1.Bagaimana bentuk konstruksi hukum perjanjian endorsement?; 2.Bagaimana keabsahan kontrak perjanjian endorsement dalam perspektif hukum islam? Analisis dilakukan dengan pendekatan hukum Islam, pendekatan hukum Islam ialah menelaah semua dasar hukum Islam yang bersangkut paut dengan isu hukum yang sedang ditangani atau diteliti, dipadukan dengan Pendekatan Kasus yang terjadi di masyarakat. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa: Pertama, dalam perjanjian endorsement terdapat 2 (dua) orang yang berakad yaitu mu’jir (pemberi sewa) dan musta’jir (penerima sewa), sighat (Ijab dan Qabul), sewa atau imbalan, dan manfaat. Oleh karena itu perjanjian endorsement termasuk di dalam akad pemberian upah (al- Ijarah). Kedua, pada dasarnya keabsahan perjanjian endorsement dalam perspektif hukum islam tidak melanggar prinsip-prinsip dasar pada muamalah, dan bentuk dari jasa endorsement dalam Hukum Islam memiliki kesamaan dengan bentuk jual beli Ijarah al-’Amal dikarenakan adanya pengupahan terhadap pemberi endorsement terhadap bentuk jasa pelaku endorsement dalam melakukan endorsement terhadap produknya. Oleh karena nya perlu adanya perhatian khusus terhadap konten endorsement yang masih mengandung unsur mempertontonkan aurat, agar sejalan dengan point Kedua pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia No.24 Tahun 2017 Tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial dan penanaman nilai-nilai Islam lebih dalam mengenai bentuk-bentuk perjanjian yang baru-baru ini sering dilakukan dan masih bersifat mubah.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12845
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV