• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR DAN FLY ASH TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH GAMBUT SEBAGAI SUBGRADE STRUKTUR PERKERASAN LENTUR

    Thumbnail
    View/Open
    muhyidin-pengaruh-PROSIDING PENELITIAN SEMNAS UII 2017_338-348.pdf (567.4Kb)
    Date
    2017-11-22
    Author
    Arrosyid, Muhyidin
    Fauziah, Miftahul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tanah gambut memiliki daya dukung yang sangat rendah, sehingga diperlukan upaya untuk menaikkan daya dukungnya. Paper ini mempresentasikan hasil uji laboratorium tentang pengaruh penambahan bahan kapur dan fly ash sebagai bahan stabilisasi terhadap daya dukung subgrade tanah gambut dan kebutuhan tebal struktur perkerasan lentur jalan. Pengujian diawali dengan pemeriksaan sifat fisik dan mekanik tanah asli. Tahap berikutnya adalah pengujian CBR (California Bearing Ratio) pada benda uji dengan variasi penambahan kapur 5% dan variasi fly ash sebesar 0%, 5%, 15% dan 25% terhadap berat kering tanah asli, dengan variasi waktu pemeraman selama 0 hari, 3 hari dan 7 hari pada kondisi tanpa rendaman (unsoaked) dan rendaman (soaked). Hasil pengujian menunjukkan tanah gambut asli memiliki kadar air 352,12%, berat volume 1,10 gr/cm3 , berat jenis 1,45 gr/cm3 dan nilai CBR unsoaked 3,72% serta CBR soaked 3,42%. Setelah dilakukan stabilisasi nilai CBR semakin meningkat signifikan seiring penambahan kadar fly ash dan lama pemeraman. Peningkatan daya dukung tanah ini menghasilkan reduksi kebutuhan tebal lapis perkerasan (Bina Marga 2002) maupun reduksi perbaikan tanah asli (Bina Marga, 2013). Berdasar metode Bina Marga 2013 diperoleh tebal perkerasan sebesar 4 cm AC WC, 15,5 cm AC BC, dan 15,5 cm 15 cm LPA dan LPB, dengan rekomendasi tebal timbunan perbaikan pada tanah asli. Berdasar metode Bina Marga 2002 diperoleh desain tebal perkerasan 20 cm Laston dan 15 cm LPA dan berturut turut tebal LPB semakin mengecil dengan penambahan fly ash yaitu 12,5 cm, 7,5 cm, 2,5 cm dan pada kadar fly ash 25% tidak membutuhkan LPB.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11530
    Collections
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian [43]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV