• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERANCANGAN SCREW SCREEN UNTUK PRODUKSI PUPUK ORGANIK DARI SAMPAH DOMESTIK

    Thumbnail
    View/Open
    ms prasetyo-perancangan-PROSIDING PENELITIAN SEMNAS UII 2017_237-246.pdf (734.9Kb)
    Date
    2017-11-22
    Author
    Budi, M.S. Prasetyo
    Jayatun, Y. Agus
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Produksi sampah merupakan salah satu masalah yang penting dalam masyarakat modern dan pembuangannya menjadi salah satu masalah lingkungan yang serius. Komposting merupakan salah satu metode pengolahan sampah secara biologis yang banyak digunakan karena lebih ramah lingkungan. Di Mayungan, dusun Salakan, Potorono Banguntapan Bantul, telah dirintis unit pengolahan sampah yang diberi nama Bersih Menjadi Sehat (BMS). Sampah yang diolah di BMS bersumber dari sampah domestik. Di unit komposting, dapat diproses sekitar 80 kg kompos setiap harinya. Salah satu kendala di unit komposting BMS adalah mesin ayakan yang digunakan masih berupa mesin ayakan konvensional dengan hasil ayakan ukuran up size tidak terdistribusi secara merata sepanjang ayakan, sehingga dibutuhkan tenaga manual yang banyak untuk memisahkan hasil ayakan yang down size dengan hasil ayakan yang up size. Penelitian diawali dengan melihat kondisi mesin ayakan yang sudah ada. Berdasarkan pengamatan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi waktu pengayakan. Faktor pertama adalah ukuran kompos yang upsize tidak terdistribusi secara merata di sepanjang mesin ayakan, sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk memisahkan kompos ukuran down size dengan up size. Faktor yang kedua adalah belum adanya ukuran mesh yang berbeda untuk mesin ayakan, sehingga hasil ukuran kompos hanya satu ukuran. Hal ini dapat diatasi dengan memberikan ukuran mesh yang berbeda dalam satu mesin ayakan. Percepatan pengayakan dapat dipacu dengan menambahkan screw di dalam mesin pengayak yang akan mendorong kompos up size terdistribusi sepanjang mesin ayakan sehingga pemisahan kompos dengan ukuran yang berbeda dapat dilakukan secara mekanis. Hasil penelitian yang berupa rancangan mesin ayakan Screw Screen diharapkan dapat memberikan solusi kepada pengelola sampah BMS untuk memperbaiki mesin pengayak yang sudah ada sehingga dapat memberikan hasil ayakan yang optimal.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11522
    Collections
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian [43]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV