• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    EVALUASI MODEL PEMBERDAYAAN FAKIR MISKIN PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT DI SURABAYA

    Thumbnail
    View/Open
    khusnul-evaluasi-PROSIDING PENELITIAN SEMNAS UII 2017_203-213.pdf (474.7Kb)
    Date
    2017-11-22
    Author
    Fikriyah, Khusnul
    Ajib Ridlwan, Ahmad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengelolaan zakat kini menjadi semakin penting ketika semakin banyak penduduk Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Kini BPS mencatat pada Maret 2017, jumlah penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan di Indonesia mencapai 27,77 juta jiwa (10,64 %), bertambah sebesar 6,9 ribu jiwa dibandingkan dengan kondisi September 2016 yang sebesar 27,76 juta jiwa (10,70%). Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tugasnya menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan shadaqah di Indonesia memiliki potensi strategis yang bisa terus dikembangkan menjadi salah satu alat pemerataan pendapatan secara nasional serta diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengentasan kemiskinan. Hal ini terjadi dikarenakan secara demografik, mayoritas penduduk Indonesia memeluk Islam, sehingga ada kewajiban secara spiritual dan kultural untuk menunaikan zakat, dorongan berinfaq, dan bershadaqah. Upaya LAZ menanggulangi masalah kemiskinan yang efektif adalah melalui program pemberdayaan, dimana penerima bantuan menjadi lebih berprestasi, mandiri, serta dalam keadaan yang lebih baik setelah diberdayakan. Model program pemberdayaan yang umum dikembangkan oleh LAZ diantaranya adalah pemberdayaan pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan (penanggulangan bencana), dan ekonomi. “Evaluasi Model Pemberdayaan Fakir Miskin Melalui Institusi Pengelola Zakat Di Surabaya” dilakukan dengan mengacu pada teori yang dikembangkan Wirawan (2011) evaluasi dilakukan melalui 3 (tiga) hal, yakni: evaluasi proses (process evaluation), evaluasi manfaat (outcome evaluation) dan evaluasi akibat (impact evaluation). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model pemberdayaan yang dikembangkan oleh LAZ dalam usaha pemerataan pendapatan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Hasil dari penelitian ini, program-program LAZ yang telah terlaksana dengan baik adalah pemberdayaan pendidikan dan kesehatan, sedangkan pemberdayaan ekonomi dan sosial kemanusaiaan masih perlu adanya perbaikan-perbaikan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11519
    Collections
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 7 : menuju masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian [43]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV