• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 8 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 8 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH PERLAKUAN PENDIAMAN DAN KONSENTRASI ETANOL TERHADAP OLEORESIN DAUN DAN KULIT BATANG KAYU MANIS (Cinnamomum Burmanii)

    Thumbnail
    View/Open
    Lia Umi Khasanah_PENGARUH PERLAKUAN PENDIAMAN.pdf (371.7Kb)
    Date
    2018-09-27
    Author
    Umi Khasanah, Lia
    Utami, Rohula
    Jati Manuhara, Godras
    Fattahillah, Qoesuma
    Putri Setyowati, Fitriana
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kayu manis merupakan tanaman rempah dengan jumlah produksi tinggi di Indonesia dan merupakan komoditas ekspor penghasil devisa. Ekspor terbesar kayu manis dalam bentuk gulungan (quill) dengan harga jual yang masih rendah. Pengembangan produk ekspor kayu manis perlu dilakukan. Salah satu pengembangan tersebut yaitu pengolahan kayu manis menjadi oleoresin. Oleoresin merupakan campuran minyak atsiri dan resin yang diperoleh melalui proses ekstraksi. Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu oleoresin diantaranya adalah konsentrasi pelarut yang digunakan pada proses ekstraksi dan perlakuan lanjutan ekstraksi (pendiaman dan tanpa pendiaman). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi etanol (70 dan 95 %) dan perlakuan lanjutan ekstraksi (pendiaman dan tanpa pendiaman pada suhu ruang selama 12 jam) terhadap rendemen oleoresin daun dan kulit batang kayu manis serta kandungan senyawa aktif oleoresin daun kayu manis (Cinnamomum burmanii). Rendemen oleoresin daun kayu manis pada etanol 70 % lebih tinggi dibandingkan dengan etanol 95 %, tetapi perlakuan pendiaman dan tanpa pendiaman pada suhu ruang selama 12 jam memberikan hasil yang tidak berbeda nyata. Rendemen oleoresin kulit batang kayu manis tertinggi sebesar 24,130 % didapatkan pada perlakuan tanpa pendiaman dan konsentrasi etanol 70 %. Senyawa aktif yang terkandung pada oleoresin daun kayu manis terdeteksi paling banyak pada perlakuan tanpa pendiaman dengan etanol 95 % yaitu benzyl benzoate, kaur-16-ene, acetoacetic acid n-amyl ester, methyl 2-ethyl-2 methylbutanoate, methyldecane, 2-nonanone dan linalool.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11441
    Collections
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 8 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian [26]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV