• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS LAIK FUNGSI BANGUNAN HUNIAN VERTIKAL (Studi Kasus: Gedung Rusunawa Kabupaten Sleman, Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    1.pdf (87.26Kb)
    2.pdf (131.1Kb)
    3.pdf (138.4Kb)
    LAMPIRAN.pdf (13.37Mb)
    Laporan Tesis.pdf (15.74Mb)
    Date
    2018-09-03
    Author
    YUFIANSYAH, 16914027
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bangunan hunian vertikal seperti bangunan gedung Rusunawa merupakan bangunan hunian vertikal yang dibangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Rusunawa sebagai bangunan publik harus andal dan laik, sehingga kepuasan pengguna atau penghuni bangunan dapat tercapai. Sesuai Undang- Undang Nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2005 yaitu bangunan gedung harus memenuhi persyaratan secara administrasi dan teknis sehingga gedung laik fungsi. Dengan demikian, gedung dapat dikatakan andal jika sudah memenuhi persyaratan, dan memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Adapun laik fungsi rumah susun tertuang dalam Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 7 tahun 2015. Laik fungsi bangunan dapat diukur dengan menilai keandalan disetiap masing-masing komponen bangunan gedung rusun. Selain itu kelaikan bangunan dapat menjadi faktor yang berhubungan dengan kepuasan penghuni bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek komponen bangunan yang dominan dalam tingkat kelaikan bangunan hunian vertikal dan mengetahui hubungan tingkat kepuasan penghuni bangunan dengan tingkat kelaikan bangunan hunian vertikal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif korelasi. Teknik pengumpulan data untuk penilaian kelaikan bangunan gedung menggunakan form daftar simak SLF sesuai dengan pedoman SLF Permen PU 25 Tahun 2007. Sedangkan pengumpulan data tingkat kepuasan penghuni bangunan menggunakan form kuisioner dengan melakukan wawancara. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen dominan dalam mempengaruhi kelaikan bangunan hunian vertikal yaitu komponen Mekanikal. Adapun indikator-indikator masing-masing komponen bangunan yang dominan mempengaruhi kelaikan bangunan dalam komponen Arsitektural adalah dinding dalam dan dinding luar, dalam komponen Mekanikal adalah urinoir, dalam komponen Elektrikal adalah tata suara, dalam Tata Ruang Luar adalah penerangan luar, sedangkan dalam komponen Struktural tidak mempengaruhi kelaikan bangunan karena stabil sangat baik dalam kelaikan bangunan hunian vertikal. Sedangkan tingkat kelaikan bangunan hunian vertikal berhubungan cukup erat berhubungan dengan tingkat kepuasan penghuni bangunan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10986
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [222]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV