• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERBANDINGAN METODE EXTREME LEARNING MACHINE DAN SARIMA/GARCH DALAM PERAMALAN DATA CURAH HUJAN DI KABUPATEN SLEMAN (Studi Kasus: Data Curah Hujan Per Dasarian dari Tahun 1998 sampai dengan 2017)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (36.94Kb)
    02 preliminari.pdf (523.1Kb)
    03 daftar isi.pdf (41.94Kb)
    04 abstract.pdf (33.96Kb)
    05.1 bab 1.pdf (149.6Kb)
    05.2 bab 2.pdf (106.8Kb)
    05.3 bab 3.pdf (399.6Kb)
    05.4 bab 4.pdf (100.6Kb)
    05.5 bab 5.pdf (1.015Mb)
    05.6 bab 6.pdf (66.33Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (98.78Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (756.3Kb)
    07.2 Lampiran 2.pdf (310.6Kb)
    07.3 Lampiran 3.pdf (143.4Kb)
    07.4 Lampiran 4.pdf (148.3Kb)
    07.5 Lampiran 5.pdf (127.0Kb)
    07.6 Lampiran 6.pdf (128.9Kb)
    07.7 Lampiran 7.pdf (78.88Kb)
    07.8 Lampiran 8.pdf (238.0Kb)
    Date
    2018-08-24
    Author
    Laksmita Puspaningrum, 14611059
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Curah hujan merupakan jumlah air hujan yang turun pada suatu daerah dalam waktu tertentu. Curah Hujan di Indonesia termasuk variabilitas dan kompleks. Banyaknya jumlah curah hujan yang berfluktuatif menjadikan peramalan penting dilakukan bagi pembuatan perencanaan strategi menamgani masalah curah hujan yang tidak menentu. Extreme Learning Machine (ELM) merupakan metode pembelajaran baru dari jaringan syaraf tiruan. Karena ELM merupakan metode peramalan yang masih baru maka dapat dibandingkan dengan metode konvensional yaitu menggunakan metode SARIMA/GARCH untuk mengatasi data musiman dan bersifat heteroskedastisitas untuk melihat metode mana yang paling efektif dalam meramalkan data curah hujan di Kabupaten Sleman. Hasil dari analisis SARIMA/GARCH didpatkan bahwa masih terdapat asumsi yang belum terpenuhi yaitu asumsi normalitas dan heteroskedastisitas walaupun data tersebut telah dilakukan tansformasi data menggunakan metode Box-Cox. Dari Nilai Ukuran kesalahan peramalan di dapatkan bahwa metode ELM memiliki nilai lebih kecil dibandingkan dengan metode SARIMA/GARCH untuk semua ke enam pos stasiun curah hujan di Kabupaten Sleman, maka dapat dikatakan bahwa metode ELM lebih cocok untuk peramalan data curah hujan di Kabupaten Sleman.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10839
    Collections
    • Statistics [1227]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV