• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    DISHARMONISASI REGULASI DALAM PEMBENTUKAN HOLDING PERTAMBANGAN

    Thumbnail
    View/Open
    DISHARMONISASI REGULASI DALAM PEMBENTUKAN HOLDING PERTAMBANGAN.pdf (1.847Mb)
    Date
    2018-08-20
    Author
    Dewangga Firdaus Pradipta Suwandi, 14410301
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pembentukan holding company Pertambangan resmi diberlakukan seiring dengan terbitnya Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2017 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Indonesia Asahan Alumunium. Dengan berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) tersebut, maka timbul permasalahan hukum terkait dengan disharmonisnya Peraturan Pemerintah tersebut dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: Apa saja regulasi yang disharmonis dalam pembentukan Holding BUMN Pertambangan?; dan Apa implikasi hukum yang timbul dari disharmonisasi regulasi Holding BUMN Pertambangan?.Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif. Penelitian ini akan mengkonsepsikan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai norma yang meliputi hukum positif. Data penelitian dikumpulkan dengan membaca dan merangkum bahan hukum yang berkaitan dengan fokus penelitian. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode analisis diskriptif kualitatif. Bahan hukum primer akan digambarkan atau diuraikan secara bermutu dalam bentuk kalimat literatur, runtut, logis, tidak tumpang tindih, dan efektif. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penguasaan atas bumi dan air dan kekayaan alam termasuk mineral dan batubara, hanya dapat dikuasai oleh Negara. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2017 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Saham Persero PT Indonesia Asahan Alumunium, sebagai dasar holding BUMN Pertambangan bertentangan dengan Undang-Undang dan dinyatakan tidak berlaku. Penguasaan mengenai bumi dan air dan kekayaan alam termasuk mineral dan batubara seharusnya diatur dengan aturan khusus untuk mengetahui siapa saja pihak yang dapat mengusahakannya. Penelitian ini merekomendasikan pengaturan mengenai monopoli atau pemusatan kegiatan usaha berkaitan dengan produksi dan atau pemsaran barang dan atau jasa yang menguasai hajat hidup orang banyak, serta cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara, diatur dengan menggunakan Undang-Undang.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10515
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV