• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KAMPUNG VERTIKAL DI NGAMPILAN, YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN LINGKUNGAN RAMAH ANAK

    Thumbnail
    View/Open
    1. HALAMAN JUDUL.pdf (8.800Kb)
    2. PRELIMENARI.pdf (1.136Mb)
    3. ABSTRAK.pdf (109.7Kb)
    4. BAB 1.pdf (701.1Kb)
    5. BAB 2.pdf (3.826Mb)
    6. BAB 3.pdf (3.831Mb)
    7. BAB 4.pdf (1.077Mb)
    8. BAB 5.pdf (140.5Kb)
    9. BAB 6.pdf (3.380Kb)
    10. DAFTAR PUSTAKA.pdf (237.7Kb)
    LAMPIRAN 1 DESIGN DEVELOPMENT.pdf (114.7Mb)
    LAMPIRAN 2 APREB.pdf (21.72Mb)
    LAMPIRAN 3 FOTO MAKET.pdf (768.4Kb)
    Date
    2018-08-29
    Author
    Rina Wahyu Susilo, 14512089
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tujuan penulisan adalah merancang kampung vertikal di Ngampilan, Yogyakarta dengan pendekatan kampung ramah anak. Kampung vertikal adalah hunian yang didominasi oleh masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah, memiliki ruang - ruang komunal seperti kampung pada umumnya (Budi 2013). Lingkungan ramah anak adalah kondisi antara fisik yang mencakup keadaan SDA dengan fasilitas yang mencakup hak-hak anak seperti: hak bermain, rekreasi dan mendapatkan kesamaan hak. Hunian di kawasan Ngampilan RW 2 belum dirasakan nyaman oleh masyarakat, karena kurangnya ruang komunal untuk aktivitas warga seperti perkumpulan PKK, latihan seni tradisional dan perkumpulan warga Lansia. Kurangnya ruang komunal terjadi karena permukiman padat penduduk selain itu terdapat rumah warga yang kurang nyaman dari aspek termal, visual, spasial dan lingkungan. Permasalahan kepadatan penduduk juga berdampak pada kegiatan bermain anak-anak, kasus yang terjadi terdapat sekumpulan anak-anak yang takut bermain karena pernah memecahkan kaca rumah warga. Salah satu kampung yang di klaim ramah anak di Jogja adalah kampung Badran. Kondisi fasilitas yang ada di kampung Badran saat ini tidak terawat bahkan rusak dan banyak anak-anak tidak tertarik menggunakan fasilitas tersebut. Dalam preseden ini dapat diambil kesimpulan bahwa fasiltas untuk anak-anak harusnya dibuat berdasarkan aktivitas anak. Jadi tidak hanya asal membangun fasilitas yang ditunjukan untuk anak-anak. Metoda yang untuk memperoleh data dilakukan dengan cara pengambilan data primer dan sekunder. Data primer berupa data yang beriskan kondis fisik lingkungan dan sosial lokasi perencaanan, dilakukan dengan wawancara dan pengambilan gambar. Data sekunder berupa data statistik dan literatur yang diperoleh melalui pencarian di perpustakaan dan media internet. Metoda analisis perancangan dengan komparasi dengan preseden, aktivitas warga dan keinginan warga. Hasil dari penilitian berupa tata ruang hunian vertikal yang nyaman dari aspek pencahayaan, termal dan akustik dalam mendukung aktivitas warga. Terdapat fasilitas untuk perkumpulan warga seperti PKK, warga lansia, aktivitas seni dan terdapat fasilitas ramah anak seperti taman bermain, perpustakaan dan taman belajar.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10280
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV