• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Metode Kesetimbangan Batas dan Software GeoStudio SLOPE/W dengan Perkuatan Geotekstil (Slope Stability Analysis Using the Limit Equilibrium Method and GeoStudio SLOPE/W Software with Geotextile Reinforcement) (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Paket 1 STA 70+375)

    Thumbnail
    View/Open
    19511189.pdf (3.140Mb)
    Date
    2026
    Author
    Prasetio, Sultan Bayu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen melintasi wilayah berbukit dengan lereng alami yang berpotensi mengalami ketidakstabilan, khususnya pada lereng timbunan STA 70+375. Penelitian ini bertujuan menganalisis stabilitas lereng timbunan existing menggunakan metode kesetimbangan batas Fellenius secara manual dan software GeoStudio SLOPE/W, merencanakan kebutuhan perkuatan geotekstil, menganalisis pengaruh perkuatan terhadap peningkatan nilai faktor keamanan, serta menghitung penurunan tanah segera akibat beban timbunan. Analisis dilakukan secara dua dimensi dengan mengacu pada persyaratan SNI 8460:2017. Data yang digunakan berupa data borelog, parameter tanah, dan hasil uji triaksial yang telah tersedia. Analisis stabilitas lereng dilakukan pada kondisi tanpa perkuatan dan dengan perkuatan geotekstil. Analisis penurunan tanah dilakukan melalui perhitungan manual dan pemodelan numerik menggunakan SIGMA/W. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng timbunan existing belum memenuhi persyaratan stabilitas. Nilai faktor keamanan yang diperoleh sebesar 1,092 berdasarkan metode Fellenius dan 1,012 berdasarkan GeoStudio SLOPE/W. Kedua nilai tersebut lebih kecil dari faktor keamanan minimum sebesar 1,25. Perkuatan geotekstil woven UW-250 dengan konfigurasi panjang 10 m pada Zona 1 dan 17 m pada Zona 2 mampu meningkatkan faktor keamanan menjadi 1,656, sehingga memenuhi persyaratan stabilitas. Hasil analisis penurunan tanah dasar akibat beban timbunan setinggi 10 m menunjukkan penurunan sebesar 9,4 cm berdasarkan perhitungan manual dan 11,84 cm berdasarkan SIGMA/W. Kedua nilai tersebut masih berada di bawah batas penurunan izin sebesar 25,97 cm. Dengan demikian, perkuatan geotekstil efektif meningkatkan stabilitas lereng, sedangkan penurunan tanah akibat beban timbunan masih berada dalam batas yang dapat diterima.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66575
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV