• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi terapi kegawatdaruratan hiperglikemia dan hipoglikemia pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping

    Thumbnail
    View/Open
    22613211.pdf (4.097Mb)
    Date
    2026
    Author
    Santoso, Keisya Berlian Ariesena Verananta
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Kegawatdaruratan akut seperti hiperglikemia dan hipoglikemia yang terjadi pada pasien Diabetes Melitus dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti Ketoasidosis Diabetik (KAD), Status Hiperglikemia Hiperosmolar (SHH), maupun hipoglikemia. Penatalaksanaan yang tepat, dan sesuai pedoman terapi sangat diperlukan untuk mencegah mortalitas dan komplikasi kronis. Oleh karena itu, evaluasi terhadap terapi kegawatdaruratan dan efektivitas kontrol glikemik menjadi penting untuk memastikan mutu pelayanan yang optimal. Tujuan: Mengetahui profil terapi kegawatdaruratan hiperglikemia dan hipoglikemia, menilai kesesuaiannya dengan pedoman terapi, serta mengevaluasi hasil kontrol glikemik pada pasien diabetes melitus di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif dan potong lintang berdasarkan rekam medis pasien yang mengalami kegawatdaruratan hiperglikemia (KAD atau SHH), hipoglikemia. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase untuk menggambarkan profil terapi dan karakteristik pasien, serta dilakukan analisis hubungan antara kesesuaian terapi dengan hasil kontrol glikemik menggunakan uji Fisher's Exact Test melalui aplikasi RStudio. Hasil: Pada pasien KAD, kesesuaian jenis cairan resusitasi dan jenis insulin mencapai 100%, sedangkan kesesuaian dosis cairan dan dosis insulin masing-masing sebesar 23,0% dan 25,0%. Pada pasien hipoglikemia, kesesuaian terapi berdasarkan PERKENI 2022 sebesar 0%, sedangkan berdasarkan Pedoman Kementerian Kesehatan Tahun 2020 sebesar 61,54%. Sebagian besar pasien pada kedua kelompok menunjukkan perbaikan kontrol glikemik dan dipulangkan dalam kondisi sembuh. Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kesesuaian terapi dengan hasil kontrol glikemik (p>0,05). Kesimpulan: Terapi kegawatdaruratan pada pasien ketoasidosis diabetik dan hipoglikemia telah menunjukkan kesesuaian jenis terapi yang tinggi. Sebagian besar pasien pada kedua kelompok mencapai kontrol glikemik yang baik. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kesesuaian terapi dengan hasil kontrol glikemik.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66374
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV