Analisis Sentimen Berdasarkan Aspek pada Komentar TikTok Terkait Program Makan Bergizi Gratis Menggunakan Model CNN, BiLSTM, dan IndoBERT (Studi Kasus: Komentar pada Tiga Video dari Akun Info MBG, BBC News Indonesia, dan Inilah.com)
Abstract
Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang bertujuan untuk
mengatasi masalah malnutrisi dan stunting, dengan fokus pada kelompok usia
rentan. Program ini memicu berbagai pro dan kontra dalam masyarakat sejak
pertama kali digagaskan, terutama pada media sosial TikTok. Analisa terhadap
tanggapan masyarakat ini sangat penting agar dapat memberikan masukan dan
meningkatkan kebijakan terkait program tersebut. Oleh karena itu, tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis sentimen masyarakat mengenai Program
Makan Bergizi Gratis dengan menggunakan metode Analisis Sentimen
Berdasarkan Aspek (ABSA). Data yang diperoleh berasal dari tiga video TikTok,
masing-masing dari akun Info MBG (infombg.id), BBC News Indonesia dan
Inilah.com, dengan total data yang telah melalui tahap pre-processing sebanyak
9.050 komentar. Proses ekstraksi aspek dilakukan dengan menggunakan metode
Latent Direchlet Allocation (LDA), yang menghasilkan tiga aspek, yaitu
Ketidaksetujuan dan Risiko Program, Pelaksanaan Program di Sekolah, dan
Dukungan terhadap Program. Sentimen terhadap aspek Ketidaksetujuan dan Risiko
Program serta Pelaksanaan Program di Sekolah didominasi oleh sentimen negatif,
sementara Dukungan terhadap Program lebih banyak didominasi oleh sentimen
positif. Selanjutnya, model ABSA dibangun menggunakan model CNN, BiLSTM,
dan IndoBERT, di mana evaluasi untuk klasifikasi sentimen dan berdasarkan aspek
menunjukkan bahwa model IndoBERT merupakan model terbaik. Hasil evaluasi
sentimen berdasarkan F1-score weighted average mencapai 92,98%, sementara F1-
score weighted average berdasarkan masing-masing aspek secara berturut-turut
adalah 91%, 95%, dan 95%.
Collections
- Statistics [1327]
