• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Usulan Waktu Perawatan Preventive terhadap Komponen Kritis dan Keandalan Mesin untuk Memperbaiki Kinerja Mesin Bus di PT Jogja Tugu Trans

    Thumbnail
    View/Open
    11522372.pdf (2.642Mb)
    Date
    2016
    Author
    Prihatmoko, Tangguh
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Preventive maintenance dapat melakukan perawatan terhadap spare-part yang dimiliki perusahaan terutama yang memiliki laju / tingkat kerusakan yang tinggi, serta menjadwalkan penggantian spare-parts sehingga dapat meminimalisasi tingkat breakdown, semakin kecil tingkat kerusakan, maka keuntungan yang diharapkan akan semakin besar. PT. Jogja Tugu Trans selaku operator dari bus Trans Jogja telah menerapkan pemeliharaan dan perawatan mesin secara berkala berdasarkan jarak tempuh yaitu pada tiap 9000-10.000 kilometer, namun terdapat masalah dan ditemukan bahwa tingkat kerusakan mesin cukup sering terjadi. Sehingga perlu adanya revisi dan evaluasi terhadap sistem perawatan yang ada dengan cara memprediksikan waktu yang tepat dalam menentukan waktu perawatan mesin dan penggantian komponen mesin. Pada penelitian ini di gunakan model perawatan preventive dengan menentukan komponen kritis, Mean Time To Failure (MTTF) merupakan selang waktu kerusakan, Mean Time To Repair (MTTR) merupakan selang waktu perbaikan, interval perawatan penggantian preventive untuk menentukan waktu terbaik melakukan penggantian, Frekuensi dan Interval pemeriksaan untuk menentukan waktu pemeriksaan dan keandalan sebelum dan sesudah dilakukannya perawatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa komponen kritis adalah kampas kopling dengan total downtime sebesar 1215 menit dan prosentasenya 25 % dari downtime kumulatif semua komponen. Kampas Kopling akan rusak setelah beroperasi selama 97 hari waktu penggantian dilakukan setelah beroperasi selama 83 hari dengan waktu perbaikan maksimal selama 2,5 jam. Pemeriksaan dilakukan setiap 31 hari atau 1 bulan sekali seteh pemeriksaan terakhir. pada waktu perawatan maksimal yaitu pada waktu 92895,26 menit nilai keandalan sebelum perawatan sebesar 0,425 dan sesudah dilakukan perawatan sebesar 0,486. Yang artinya dengan menerapkan usulan waktu perawatan preventive, adanya kenaikan tingkat keandalan sebesar 0,06 dan keandalan dapat terus terjaga pada tingkat yang tinggi dan mesin tersebut dapat kembali handal dalam operasinya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/65898
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV