Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Fiqih Siswa Kelas VII di MTs N 4 Sleman Yogyakarta
Abstract
Pendidikan sekolah pada dasarnya merupakan kelanjutan dari pendidikan orang tua. Walupun tidak secara sistematis anak telah memperoleh bekal pengetahuan dan kebiasaan yang ditanamkan oleh orang tua. Seperti ilmu fiqih yang sejak kecil sudah mulai diajarkan kepada anak. Maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa erat hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar mata pelajaran fiqih siswa. Dalam mengukur pengaruh terhadap prestasi belajar menggunakan tiga tipe pola asuh yaitu demokratis, otoriter, dan permisif. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. teknik analisis data yang digunakan yaitu analisa data distribusi frekuensi,sedangkan mencari hubungannya menggunakan analisa statistik dengan rumus "Korelasi Product Moment" dengan bantuan SPSS 16,0. Berdasarkan hasil penelitian, pola asuh yang dominan diterapkan oleh orang tua siswa adalah pola asuh demokratis. Dan rata-rata nilai fiqih siswa diatas nilai KKM. Pola asuh memiliki hubungan yang signifikan terhadap prestasi belajar. Dan hasil analisis data diperoleh angka indeks korelasi dari ketiga pola asuh yang terletak antara 0,20 -0,40 dengan ini berarti terdapat korelasi yang rendah antara pola asuh orang tua dengan prestasi belajar fiqih siswa.
Collections
- Islamic Education [1275]
