Pelaksanaan Metode Pembiasaan Ibadah Shalat pada Siswa di Sekolah Dasar Masjid Syuhada Kotabaru Yogyakarta
Abstract
Masalah utama yang menjadi fokus penelitian ini adalah: konsep metode bimbingan shalat serta pelaksanaannya dalam instansi pendidikan formal. Pembimbingan serta pengajaran ibadah pada siswa, khususnya shalat telah banyak dilakukan oleh instansi-instansi pendidikan baik yang formal maupun non-formal. Secara global, pembiasaan merupakan suatu pendekatan yang paling sering digunakan pada peserta didik agar ibadah shalat dapat menjadi perilaku dan bagian dari aktivitas peserta didik sehari-hari. Banyak teori yang mendukung metode pembiasaan ini, akan tetapi pada praktiknya guru dituntut untuk berpikir kreatif dalam mengimplementasikan metode tersebut. Dalam hal ini, Sekolah Dasar Masjid Syuhada Kotabaru Yogyakarta sebagai sekolah swasta yang menerapkan metode pembiasaan dalam membimbing peserta didik untuk selalu melaksanakan shalat, mempunyai banyak pengalaman dan strategi pembinaan yang merupakan hasil dari pengalaman para pendidiknya. Dari sini penulis tertarik untuk meneliti tentang pelaksanaan metode pembiasaan ibadah shalat pada siswa di SD Masjid Syuhada Kotabaru Yogyakarta. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis secara obyektif pelaksanaan metode pembelajaran menggunakan pendekatan pembiasaan dengan tujuan untuk membentuk perilaku siswa agar rajin melaksanakan ibadah shalat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, melalui penelitian lapangan, di mana penulis meneliti langsung di tempat penelitian. Teori yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah teori Behavioristik oleh Gage & Berliner yang menyatakan bahwa perubahan tingkah laku merupakan hasil dari pengalaman. Teori behavioristik dengan model hubungan stimulus-responnya, mendudukkan orang yang belajar sebagai individu pasif. Respon atau perilaku tertentu dibentuk atau muncul dengan menggunakan metode pelatihan atau pembiasaan semata. Munculnya perilaku akan semakin kuat bila diberikan penguatan dan akan menghilang bila dikenai hukuman. Tekhnik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi participant dan in-depth interview. Dalam melakukan analisis, penulis menggunakan teknik analisis model interaktif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan metode pembiasaan ibadah shalat pada siswa di SD Masjid Syuhada Kotabaru Yogyakarta adalah salah satu metode yang digunakan pendidik kepada peserta didik untuk membiasakan ibadah shalat dan menanamkan kesadaran peserta didik untuk selalu menjalankan ibadah shalat kapanpun dan dimanapun. Metode ini dilaksanakan dengan cara bimbingan yang intensif, pengawasan yang terpadu, dan evaluasi secara terus menerus agar ibadah shalat menjadi suatu kebiasaan yang melekat pada siswa dan sulit ditinggalkan.
Collections
- Islamic Education [1275]
