• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Lean Manufacturing Untuk Mereduksi Waste pada Lini Produksi dengan Pendekatan Value Stream Mapping dan Kaizen di Section Sanding Panel Upright Piano (UP) Studi Kasus : PT. Yamaha Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    13522155.pdf (4.622Mb)
    Date
    2017
    Author
    Santosa, Wiji Agung
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT. Yamaha Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dengan produk berjenis Upright Piano dan Grand Piano. Sebagai perusahaan besar yang ingin tetap bertahan dalam persaingan, PT Yamaha Indonesia ingin tetap membuat piano yang berkualitas dan meningkatkan skala produksinya. Demi mencapai tujuan tersebut, perusahaan perlu mengurangi pemborosan-pemborosan atau waste yang terdapat di lini produksinya khususnya di divisi sanding panel upright piano (UP) yang memproduksi piano model B1 PE. Pemborosan ini membuat cycle time dan lead time dari divisi sanding panel UP tinggi, sehingga perlu adanya perbaikan agar lini produksi sanding panel UP dapat lebih efektif dan efisien yang akan berdampak pada berkurangnya cycle time dan lead time. Berdasarkan fakta tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengimplementasikan lean manufacturing dan tools yang digunakan adalah pendekatan Value Stream Mapping untuk mengidentifikasi waste yang ada dan kaizen untuk penerapan perbaikan. Hasil identifikasi waste dengan Value Stream Mapping didapatkan kategori waste terbanyak adalah motion dan waiting. Selanjutnya dilakukan perbaikan (kaizen) yang berfokus kepada pengurangan waste motion dan waiting. Hasil dari perbaikan tersebut adalah penurunan cycle time yang semula 51.16 menit menjadi 41.90 menit, dengan berkurangnya cycle time membuat work in process atau inventory turun yang semula 32 pcs menjadi 24 pcs dan berdampak pada penurunan lead time yang semula 0.222 hari menjadi 0.167 hari.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/63263
    Collections
    • Industrial Engineering [2933]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV