Positioning Maskapai Penerbangan Low-Cost Carrier dengan Metode Multidimensional Scaling dan Analisis Biplot (Studi Kasus: Data Penerbangan di Asia-Pasifik pada Bulan Desember Tahun 2016)
Abstract
Pertumbuhan maskapai Low Cost Carrier (LCC) terus mengalami kenaikan bahkan menunjukan tren yang positif, baik dari penumpang maupun kualitas layanan maskapai itu sendiri. Maskapai Low Cost Carrier mulai dilirik oleh masyarakat dibuktikan dengan tingkat isian penumpang yang cukup tinggi bahkan mengalahkan maskapai berbasis Full Service. Salah satu maskapai Low Cost Carrier yang cukup kuat dengan jaringan luas, AirAsia Group merupakan pionir maskapai penerbangan berbiaya rendah di Asia Pasifik telah menerima penghargaan sebagai maskapai Low Cost Carrier terbaik di dunia selama 7 tahun berturut-turut. Maskapai penerbangan yang berbasis di Malaysia ini mulai menemukan pesaingnya seiring bermunculannya maskapai sejenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui positioning persaingan antar maskapai LCC dan melihat pesaing terdekat makapai Air Asia Group dengan menggunakan analisis Multidimensional Scaling (MDS ) dan Analisis Biplot. Berdasarkan hasil analisis dapat dinyatakan peta posisi pesaing maskapai AirAsia Group sendiri adalah maskapai Spice Jet, Air Do dan Air India Express. Hasil ini dilihat menggunakan jarak Euclidean terdekat dengan maskapai member AirAsia Group dalam peta perseptual.
Collections
- Statistics [1227]
